StudioKctus

Gojek Luncurkan Program Yuk Libur untuk Dorong Wisata Lokal dengan Diskon

Libur wisata lokal diskon Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah perjalanan domestik pada tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 12,37 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total mencapai 825,8 juta perjalanan. Lonjakan ini menandakan pemulihan dan pertumbuhan signifikan dalam mobilitas masyarakat di tengah dinamika perekonomian nasional. Pembahasan ini menyoroti libur wisata lokal diskon.

Tren ini sejalan dengan temuan Jakpat terkait preferensi wisatawan dari kalangan milenial dan Gen Z di Indonesia, yang semakin mendambakan pengalaman liburan yang personal, otentik, dan bisa dibagikan di media sosial.

Kedua generasi itu cenderung jatuh hati pada wisata domestik: mereka mengejar healing dengan kabur sejenak dari keramaian kota, menelusuri cerita rasa di setiap sudut warung makan, atau mengumpul tawa di jalan yang tak pernah mereka rencanakan bersama kawan-kawan seperjalanan.

Yang menarik, soal anggaran bukan sekadar nomor dua, melainkan pertimbangan utama yang membuat milenial dan Gen Z berpikir ulang sebelum menentukan destinasi. Mereka rela menunda jadwal, memangkas daftar keinginan, atau bahkan memilih tujuan alternatif selama budget tetap aman dan kantong tidak jebol.

Guna menunjang tren liburan yang kian meningkat, Gojek—layanan on-demand milik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)—meluncurkan program Yuk Libur pada Selasa, 10 Desember 2024. Program ini secara khusus dirancang untuk memacu kunjungan wisata domestik, sehingga pelaku usaha pariwisata di berbagai daerah bisa merasakan dampak positifnya.

Di libur Nataru kali ini, sejumlah destinasi ternyata sudah jadi incaran para wisatawan lokal. Mulai dari pantai-pantai ikonik seperti Bali dan Labuan Bajo yang menjanjikan matahari terbit super instagramable, hingga pusat-pusat kuliner legendaris semacam angkringan Yogyakarta yang siap menemani malam dingin dengan wedang jahe dan nasi bungkus. “Pantai dan kuliner tetap jadi primadona,” ujar Head of Region User Growth Gojek, Erika Agustine, saat konferensi pers peluncuran kampanye Yuk Libur di Jakarta, Selasa, 10 Desember 2024.

“Selanjutnya, yang ketiga, kawasan pegunungan seperti Puncak dan Bromo menjadi daya tarik utama. Tak ketinggalan, kebun binatang, berbagai taman rekreasi, serta desa wisata juga ramai dikunjungi,” sambungnya.

Erika menjelaskan bahwa Yuk Libur hadir sebagai jawaban atas kebutuhan generasi muda—khususnya kalangan milenial dan Gen Z—yang ingin tetap berkeliling tanpa harus menguras dompet. Melalui beragam penawaran spesial, platform ini dirancang agar setiap perjalanan tetap seru, nyaman, dan, yang terpenting, tetap terjangkau.

Program ini menghadirkan pengalaman liburan yang lebih hemat. Wisatawan bisa menikmati berbagai layanan Gojek dengan harga terjangkau, mulai dari diskon hingga Rp300 ribu untuk perjalanan, kuliner, pengiriman barang, belanja, hingga kurasi merchant Juara Lokal di destinasi wisata. Salah satu contohnya, diskon GoFood mencapai 50 persen.

Begitu tiba di suatu kota, penumpang bisa langsung memilih Gocar atau GoBlueBird untuk melanjutkan perjalanan. Bagi yang turun dari kereta, tersedia pula GoWhoosh dengan potongan khusus buat pengguna Whoosh. Mau kirim hampers? Tinggal buka Gosend, promo pengirimannya juga sudah menunggu, imbuh Erika.

Gojek menyiapkan sejumlah kejutan untuk pengguna setianya. Lewat GoSend, kamu bisa menikmati promo ongkos kirim flat Rp5.000 setiap kali pesan antar, plus tambahan diskon spesial akhir tahun yang bikin biaya kirim bisa meringkas hingga Rp15.000. Kalau kebutuhan sehari-hari mulai menipis, GoMart siap memanjakan dengan potongan harga super besar sampai 60 persen, sehingga belanja bulanan jadi lebih hemat tanpa perlu keluar rumah.

“Ada diskon hingga Rp300 ribu untuk perjalanan ke bandara dengan Gocar, serta potongan sampai Rp24 ribu bila tujuannya stasiun. Selain itu, pengguna bisa menikmati diskon 90 persen dengan GoTransit saat berkeliling menikmati pesona kota budaya Solo–Jogja,” jelasnya.

Di sisi lain, program Yuk Libur juga mendapat apresiasi positif dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Program ini dinilai mampu memberikan dampak nyata dengan mendorong perputaran roda ekonomi lokal sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik ke berbagai destinasi di tanah air.

“Kami menyampaikan apresiasi mendalam karena program ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga menjadi katalis untuk menarik lebih banyak wisatawan menjejakkan kaki di destinasi-destinasi lokal. Dengan bertambahnya kunjungan, dampak bergulirnya roda ekonomi masyarakat setempat akan semakin terasa—mulai dari penjual cendera mata, guide lokal, pengelola homestay, hingga petani dan nelayan yang memasok kebutuhan kuliner. Harapannya, geliat ini terus berkelanjutan sehingga tercipta lapangan kerja baru yang menyerap tenaga kerja setempat, sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah,” tutur Danesta Febrianto Nugroho, Ketua Tim Kerja Koordinasi Manajemen Krisis Destinasi Kementerian Pariwisata RI.

Danesta menambahkan, kampanye Yuk Libur ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menggaungkan semangat Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia serta kampanye #DiIndonesiaAja, yang mengajak masyarakat menjelajahi keindahan negeri sendiri.

Kami juga tengah menggalang Gerakan Wisata Bersih guna menumbuhkan kesadaran bagi pengelola destinasi, wisatawan, serta seluruh pelaku pariwisata agar turut menjaga kebersihan dan bertanggung jawab atas setiap sampah yang dihasilkan dari kegiatan berwisata. Salah satu mitra yang telah membulatkan tekad berkolaborasi dalam gerakan ini adalah GoTo,” ujar Danesta menambahkan.

Program Yuk Libur mulai bisa dinikmati pada 1 Desember 2024 dan berlangsung hingga 5 Januari 2025. Selama kurang lebih lima pekan itu, masyarakat di seluruh kota di Indonesia—mulai dari Sabang hingga Merauke—dapat turut merasakan berbagai kegiatan seru yang disiapkan tanpa dipungut biaya.

“Melalui program ini, kami di Gojek berharap para wisatawan lokal bisa makin leluasa menjelajahi keindahan Nusantara, menikmati kuliner khas di setiap daerah tanpa khawatir soal biaya dan kenyamanan perjalanan,” tutup Erika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *