StudioKctus

Digugat Wulan Gurito Rp396 Juta, Gaji Sabda Ahessa Ternyata Rp3 Juta per Bulan

Gugat wulan gurito gaji sabda Nama artis cantik Wulan Guritno tiba-tiba menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Bukan karena ia merilis proyek film terbaru atau tampil di layar kaca, melainkan karena langkah hukum yang mengejutkan: menggugat mantan kekasihnya, Sabdyagra Ahessa yang akrab disapa Sabda Ahessa, melalui jalur perdata. Pembahasan ini menyoroti gugat wulan gurito gaji sabda.

Dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tercatat gugatan bernomor 5/Pdt.G.S/2024/PN JKT.SEL. Lewat gugatan itu, ibu dari Shalom Razade menuntut mantarip Sabda Ahessa secara perdata terkait dana talangan renovasi rumah yang mencapai Rp396 juta.

Selain itu, Wulan turut menuntut ganti rugi atas setiap hari keterlambatan pembayaran. Ia mematok tarif Rp100 juta untuk tiap hari tertundanya pelaksanaan isi putusan dalam Perkara a quo, seolah ingin menegaskan bahwa waktu adalah barang yang tak boleh disia-siakan.

Lantas, berapa sebenarnya kekayaan Sabda Ahessa hingga ia tak kunjung membayar utang yang dipinjamnya dari Wulan Guritno?

Sabda Ahessa memang lebih dulu dikenal sebagai pebasket nasional, tapi ternyata pria kelahiran 1996 ini juga sempat menapaki dunia modeling dan akting. Di usia 27 tahun, Sabda sudah memiliki dua karier yang berbeda—lapangan hijau dan layar kaca—dan ia menjalani keduanya dengan penuh percaya diri.

Sabda pernah tampil di layar lebar lewat film “Pacarku Anak Koruptor” pada 2016 silam. Ia beradu akting dengan Jessica Mila, Achmad Albar, hingga Masayu Anastasia, menunjukkan kemampuan aktingnya yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Perjalanan kariernya di dunia bola basket kini membawa dirinya ke klub Amartha Hangtuah, salah satu tim yang tampil di kompetisi Indonesia Basketball League (IBL).

Dilansir dari berbagai sumber, gaji seorang atlet basket pemula umumnya berkisar antara Rp26 juta hingga Rp33 juta per tahun. Jika dihitung per bulan, nominal tersebut setara dengan Rp2 juta hingga Rp3 juta—angka yang terbilang minim mengingat risiko cedera, jam latihan yang padat, serta biaya hidup di kota besar tempat klub-klub profesional biasanya berbasis.

Gaji ini memang belum sebanding dengan para pebasket senior yang telah lama menapaki dunia profesional. Bagi mereka yang sudah malang-melintang di lapangan hijau dan memiliki jam terbang tinggi, nominal yang mengalir ke rekening bisa dengan mudah menyentuh angka ratusan juta rupiah setiap tahunnya—sebuah angka yang mencerminkan nilai pengalaman, prestasi, dan popularitas yang mereka bawa.

Bagi atlet basket profesional yang namanya sudah dikenal luas, klub biasanya menawarkan gaji tahunan antara Rp350 juta hingga Rp500 juta. Jika dirata-ratakan, penghasilan mereka bisa mencapai Rp29 juta sampai Rp40 juta per bulan, angka yang menunjukkan bahwa karier di lapangan hijau tetap menjanjikan asalkan prestasi dan popularitas terus terjaga.

Sabda Ahessa sejak bangku SMP sudah menapak di pelataran beton, mengejar ring dan memantulkan bola dari pagi hingga rembang. Cinta pertamanya itu tak pudar; ia terus mempertajam dribel, tembakan, dan insting permainan hingga akhirnya melangkah sebagai pebasket profesional yang kini dikenal luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *