Kasur baik kesehatan tulur tidur Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh terasa lelah, tetapi juga bisa mengganggu kerja sistem metabolisme dan hormonal yang berujung pada penumpukan berat badan, bahkan obesitas. Saat tidur, otak menyusun ulang memori, tubuh memperbaiki jaringan yang rusak, dan kelenjar-kelenjar menyeimbangkan produksi hormon. Oleh karena itu, tidur yang nyenyak dan cukup—selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam—memberi kesempatan bagi seluruh sistem tubuh untuk pulih, sehingga keesokan harinya kita bangun dengan pikiran yang jernih dan energi yang siap menjalani aktivitas. Pembahasan ini menyoroti kasur baik kesehatan tulur tidur.
Namun, satu hal yang wajib diingat: kasur yang hanya empuk belum tentu mencukupi. Ibarat makanan, rasa enak saja tidak boleh dijadikan patokan; yang terpenting, ia juga harus menyehatkan. Kombinasi kenyamanan dan nilai kesehatan inilah yang menjadi ciri khas Quantum Springbed—tempat tidur yang tidak hanya memanjakan tubuh, tetapi juga menjaga keseimbangan tulang dan sirkulasi udara sepanjang malam.
Produk Quantum memang sudah lama menjamur di pasaran, tapi hadirnya seri terbaru Quantum Springbed—Greentea Latex—tampaknya siap menawarkan lebih dari sekadar alas tidur. Di tengah tren gaya hidup sehat, ia mengusung janji kenyamanan yang tak hanya lembut di kulit, tapi juga ramah bagi pernapasan dan tubuh. Kombinasi lateks alami dan infus ekstrak daun teh hijau diklaim bisa menekan bakteri serta bau tak sedap, sehingga tidur jadi lebih nyenyak, segar, dan berpotensi menurunkan risiko alergi. Jadi, selain memanjakan tulang punggung sepanjang malam, kasur ini ikut merawat kesehatan penghuninya—setidaknya itu yang ingin dibuktikan Quantum lewat seri Greentea Latex.
PT Quantum Tosan Internasional mengambil inisiatif besar: mereka mendorong seluruh produsen kasur di Indonesia agar turut peduli terhadap bahaya timbal yang kerap tertanam diam-diam dalam material kasur. Logam berat ini tak kasat mata, namun perlahan merembes ke tubuh melalui udara atau kontak kulit. Jika terus-menerus terpapar, timbal bisa menyusup ke sistem saraf, merusak ginjal, bahkan mengganggu kesuburan baik pada pria maupun wanita.
Quantum Springbed menyadari betapa seriusnya dampak timbal bagi kesehatan manusia, terutama bila terpapar dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perusahaan terus berinovasi menghadirkan produk tidur yang aman, nyaman, dan bebas zat berbahaya. “Kami tidak merta-merta membuat kasur, tapi memastikan setiap lapisan bahan telah melewati serangkaian pengujian ketat,” tegas Yufardis, Direktur PT Quantum Tosan Internasional, dikutip 24 Oktober 2022.
“Itulah yang menjadi alasan pemerintah melarang peredaran BBM yang mengandung timbal di Indonesia. Larangan ini juga didukung secara masif oleh WHO, yang menekankan bahwa timbal dalam BBM berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan,” lanjut Yufardis.
Beberapa industri lain pun sudah mulai menggeliat. Mulai dari cat dekoratif yang mempercantik dinding, kosmetik yang menempel di kulit, hingga pipa PVC yang mengalirkan air di rumah kita—semuanya kini hadir dalam varian bebas timbal. “Kami ingin jadi yang pertama di industri kasur yang menyeluruh: setiap lapisan, setiap jahitan, setiap material yang kami gunakan 100 persen bebas timbal,” tegas Yufardis.
Saat ini, PT Quantum Tosan Internasional berhasil memperoleh sertifikat bebas timbal untuk produk terbarunya, Greentea Latex. Penghargaan ini diberikan oleh TÜV Rheinland, lembaga sertifikasi independen kenamaan asal Jerman yang mengacu pada standar ketat Eropa, sehingga menegaskan komitmen perusahaan akan keamanan dan kelestarian lingkungan.
Greentea Latex adalah produk pertama sekaligus satu-satunya di Indonesia yang telah tersertifikasi bebas timbal (lead). Lini ini menghadirkan dua pilihan utama, yaitu kasur dan topper. Topper sendiri berupa lapisan empuk berketebalan ideal yang umumnya diletakkan di atas kasur untuk menambah kenyamanan, tetapi juga bisa difungsikan sebagai kasur tambahan saat tamu datang atau saat anak-anak ingin bermain di lantai.
