Budaya bersepeda jamsellinas PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), produsen sepeda lokal United Bike, ikut serta dalam Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) 2025 yang digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 17–18 Oktober mendatang. Pembahasan ini menyoroti budaya bersepeda jamsellinas.
Di edisi ke-14 Jamselinas, UNTD tak hanya menjadi tuan rumah, ia juga bergerak aktif mengampanyekan gaya hidup sehat, dengan menempatkan budaya bersepeda sebagai jembatan utama. Sepanjang hari, derap kaki di pedal dan derap jantung di dada bergema di sepanjang lintasan; lebih dari tiga ribu pesepeda—mulai dari pelajar, karyawan, hingga pejabat—memadu ritme, didampingi 600 komunitas sepeda lipat yang datang dari Sabang sampai Merauke. Tak sekadar berkumpul, mereka saling bertukar cerita, memamerkan modifikasi sepeda, dan membuktikan bahwa kebebasan bergerak bisa diraih tanpa mengotori udara.
Menurut UNTD, acara seperti Jamselinas bukan sekadar festival sepeda, melainkan momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan antar-komunitas. Di sisi lain, kegiatan ini turut memompa napas segar bagi industri sepeda dalam negeri—mulai dari produsen frame, komponen, hingga usaha aksesori—sehingga rantai pasar lokal terus bergerak dan berkembang.
“Kami meyakini bahwa komunitas adalah tulang punggung tumbuhnya budaya bersepeda yang kuat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Dukungan ini menjadi bentuk kepedulian kami untuk turut meramaikan acara sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta yang telah berkontribusi memajukan dunia sepeda lipat Indonesia,” ujar Andrew Mulyadi, Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, dalam keterangan resminya, Kamis, 16 Oktober 2025.
Andrew menegaskan bahwa UNTD terus ingin berperan aktif mengampanyekan kegiatan bersepeda di Indonesia. Ia berharap kehadiran berbagai komunitas dan serangkaian event bersepeda yang digelar bisa semakin membangkitkan minat masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat dengan menempuh perjalanan sehari-hari menggunakan sepeda.
“Kami ingin melihat ekosistem bersepeda di Indonesia tumbuh lebih luas lagi. Tak hanya dipandang sebagai olahraga atau hobi, kami berharap bersepeda bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat, ramah lingkungan, dan tentunya menyenangkan,” ujar Andrew melanjutkan.
Selain lomba, Jamselinas 2025 juga menghadirkan fun ride yang berangkat dan berakhir di halaman Balai Kota Banjarmasin. Sepanjang rute, peserta diajak menikmati angin pagi sambil melintasi titik-titik ikonik Banjarmasin: Menara Pandang Siring yang menjulang di tepi Sungai Martapura, Masjid Raya Sabilal Muhtadin dengan kubah emasnya yang mempesona, Kampung Sasirungan yang menghidupkan motif kain khas Kalimantan, hingga Taman Kamboja yang rindang dan dipenuhi bunga pink mekar.
Selain fun ride yang menjadi hiburan utama, acara ini juga menghadirkan beragam kegiatan menarik seperti gathering komunitas, gala dinner mewah, serta pembagian doorprize yang tentunya membuat peserta semakin bersemangat. Lebih dari sekadar ajang silaturahmi antar komunitas sepeda dari berbagai daerah, Jamselinas punya misi yang lebih luas: menginspirasi masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat, memperkenalkan keindahan destinasi wisata lokal, sekaligus membangun ekosistem bersepeda yang lebih kuat dan berkelanjutan di seluruh Tanah Air.























