Seleb duta samsung asian games Samsung baru saja mengumumkan empat selebriti tanah air yang ditunjuk sebagai duta sekaligus pembawa obor Asian Games 2018 pada Agustus mendatang. Keempat figur publik tersebut adalah Dian Sastrowardoyo, Hamish Daud, Mikha Tambayong, dan Chicco Jerikho; mereka akan menjadi wajah Samsung dalam rangkaian kegiatan mendukung pesta olahraga Asia tersebut. Pembahasan ini menyoroti seleb duta samsung asian games.
Vice President Samsung Electronics Indonesia, Kang Hyun Lee, menyatakan bahwa sebagai sponsor resmi Asian Games, Samsung turut serta mendukung kelancaran pesta olahraga terbesar kedua di dunia tersebut. Ia berharap kehadiran keempat selebriti yang ditunjuk sebagai duta Samsung dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk turut meramaikan dan mendukung perhelatan olahraga Asia ini.
“Samsung memilih individu yang tak pernah berhenti mengoptimalkan teknologi sekaligus memberi inspirasi bagi lingkungannya,” kata Hyun Lee—yang juga pernah menjadi pembawa obor Asian Games 2018—saat ditemui di Hotel Century Park, Jakarta, Rabu (11/07).
Ia menambahkan, para pembawa obor akan tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Mikha Tambayong mengemban tugas di Palembang, Dian Sastro di Solo, Hamish Daud di Bali, serta Chicco Jerikho di Bogor. Masing-masing dari mereka akan berlari membawa api obor sejauh 500 meter hingga 2 kilometer, menyalakan semangat persatuan di setiap langkahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal INASGOC, Eris Herryanto, menjelaskan bahwa api obor Asian Games 2018 akan diambil dari dua tempat berbeda, yakni New Delhi, India, dan Mrapen, Jawa Tengah. Pengambilan api di New Delhi direncanakan pada 15 Juli, diikuti dengan api dari Mrapen pada 18 Juli. Setelah itu, obor akan mulia diarak di seluruh Indonesia mulai 19 Juli, melewati 18 provinsi dan 53 kota, sebelum akhirnya menyala di stadium utama saat pembukaan Asian Games di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 18 Agustus.
“Rencananya, kegiatan itu akan berlangsung selama satu bulan penuh,” ujarnya pada Rabu (11/07).
Sebagai salah satu pembawa obor, Dian Sastro tidak mau setengah-setengah. Ia sudah menekan rem sosial dan mengganti jadwal syuting demi menyisihkan waktu latihan. Setiap pagi, sejak lima minggu lalu, ia berangkat ke lintasan atletik di Ragunan untuk menjalani interval lari 200 meter, diikuti core training dan angkat beban ringan. Tujuannya satu: membangun stamina agar saat menaiki tangga stadion di Sukabumi, langkahnya tetap mantap dan napasnya tak berderai.
Dian mengaku bangga karena berhasil mendapat kesempatan yang tak semua orang bisa miliki. Untuk mempersiapkan diri menghadapi marathon, ia menaikkan intensitas latihan sekaligus menyemangati pengikut media sosialnya dengan berbagi aura positif, Rabu (11/7).























