Jakarta, VIVAChina semakin agresif dalam membawa teknologi canggih dari laboratorium ke kehidupan sehari-hari. Inovasi yang sebelumnya hanya ada dalam penelitian akademik mulai diterapkan di bandara, hotel, jalan raya, dan fasilitas kesehatan.
Baca juga:
Elon Musk membuat sensasi! Prediksi bahwa dalam 20 tahun orang tidak perlu lagi bekerja dan uang akan kehilangan nilainya
Kecepatan ini tidak terjadi secara kebetulan, kunci adalah kombinasi kebijakan pemerintah, dukungan keuangan, dan skenario penggunaan dunia nyata.
Salah satu contoh yang paling jelas adalah Hefei Xinqiao International Airport, ibu kota provinsi Anhui. Di sana, robot humanoid berdaun bernama Zerith H1 beroperasi di area kamar mandi bandara. Robot ini mampu secara otomatis menyesuaikan tinggi tubuhnya untuk mengumpulkan sampah, membersihkan noda di meja, dan bahkan membersihkan tanah.
Baca juga:
Ini adalah uji coba Yangwang U9, super sports car yang membuat sensasi di IShowSpeed
Robot pintar ini dikembangkan oleh Zerith, sebuah perusahaan robotika Hefei. Produknya sekarang digunakan di lebih dari 20 lokasi di kota-kota besar Cina seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen, termasuk pusat perbelanjaan, bandara, dan hotel.
Didirikan oleh tim lulusan yang lahir setelah tahun 2000 di Universitas Tsinghua, Zerith telah mencatat kemajuan cepat. Perusahaan ini berhasil beralih dari prototipe laboratorium ke produksi massal dalam waktu satu tahun, dengan total pesanan melebihi 100 juta yuan, atau sekitar 14,34 juta dolar, setara dengan 242.3 miliar IDR.
Baca juga:
Mitsubishi memproduksi mobil listrik berprestasi tinggi
“Menggunakan model besar dari skenario tertentu yang kami kembangkan sendiri, kami terus melatih robot, mengumpulkan data dan mengoptimalkan algoritma di lingkungan simulasi dunia nyata, meletakkan dasar untuk aplikasi praktis”, kata Yang Wei, Direktur Merek Zerith, dikutip dariSurat kabar CinaRabu, 21 Januari 2026.
Ilustrasi robot dan manusia bekerja sama.
Ini menjelaskan mengapa rumah tangga merupakan skenario utama aplikasi robot polivalen. Namun, Zerith memilih untuk mulai dari segmen perusahaan ke perusahaan, seperti hotel dan laundry mewah, di mana lingkungan mirip dengan rumah. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menguji teknologi sambil mengumpulkan data sebelum produk mencapai rumah konsumen.
Selain robotika, China juga mempercepat pemasaran teknologi canggih lainnya. Di pinggiran barat Hefei, peneliti sedang mengembangkan teknologi produksi energi fusi. Berdasarkan proyek sol buatan China, penelitian ini telah menghasilkan peralatan inspeksi keselamatan untuk kereta bawah tanah, serta sistem terapi proton untuk mengobati berbagai jenis kanker.
Halaman berikutnya
Bidang mekanika kuantum, yang akan mencapai 100 tahun pada tahun 2025, juga mulai menunjukkan dampak industri yang nyata. Di sektor kesehatan, Origin Quantum berkolaborasi dengan sebuah universitas medis di Anhui untuk mengembangkan perangkat deteksi kanker payudara berdasarkan target molybdenum, sehingga meningkatkan ketepatan analisis gambar.























