Kiddofest gali potensi anak Setiap anak terlahir dengan potensi istimewa yang tidak akan pernah sama persis dengan anak lain. Karena itu, tugas orang tua bukan hanya sekadar menyediakan makan, pakaian, dan tempat tinggal, melainkan menjadi penjaga, pemandu, dan partner sejati dalam menggali serta menumbuhkan bakat-bakat terpendam sang buah hati sejak hari-hari pertumbuhannya. Dampingan yang penuh kasih, kesabaran, dan kecerdasan emosional inilah yang kelak akan menjadi bekal utama anak melangkah menuju kesuksesan yang sesungguhnya—bukan hanya diukur dari prestasi akademik atau materi, melainkan dari kebahagiaan dan kebermaknaan hidup yang mereka raih. Pembahasan ini menyoroti kiddofest gali potensi anak.
Kebutuhan akan keterampilan masa depan yang terus berkembang inilah yang mendorong Kiddo.id menyelenggarakan Kiddofest 2023. Festival dengan tema “Unlock Future Skills” ini berhasil menarik perhatian masyarakat dan sukses digelar di The Forum, Lippo Mall Puri, dari tanggal 3 hingga 5 November 2023. Sepanjang tiga hari penyelenggaraan, acara ini dikunjungi oleh lebih dari 10.000 pengunjung yang antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif.
“Kiddo.id meyakini bahwa potensi anak-anak harus diasah sedini mungkin, tapi dengan cara yang asyik agar mereka tetap penasaran dan bersemangat. Oleh karena itu, melalui tema festival tahun ini kami ingin menemani si kecil menguasai tiga keahlian penting: cara belajar yang efektif, kemampuan membaca-menulis-menalar informasi, serta keterampilan hidup sehari-hari seperti bekerja sama, beradaptasi, dan menyelesaikan masalah. Kombinasi ketiganya, menurut kami, akan menjadi bekal utama mereka menghadapi dunia yang terus berubah,” jelas Analia Tan, CEO sekaligus Co-founder Kiddo.id—perusahaan di balik Kiddofest 2023—saat ditemui pada Minggu (12/11).
Ia mengatakan bahwa Kiddofest hadir sebagai wadah nyata bagi anak-anak Indonesia untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi mereka. Melalui rangkaian kegiatan yang dirancang menyenangkan—mulai dari workshop kreatif, kompetisi seru, hingga penampilan hiburan dari bintang tamu berbakat—festival ini menawarkan pengalaman berharga yang tak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi serta membangun kepercayaan diri para peserta.
Selain itu, Kiddofest berupaya mempererat hubungan antara orang tua dan anak melalui serangkaian kegiatan seru yang dirancang khusus untuk dinikmati bersama. Setiap tahun, festival ini menghadirkan tema baru yang segar, sehingga pengalaman berkumpul, bermain, dan belajar bersama selalu terasa berbeda dan mengasyikkan.
Bersama Flying Cape Group dari Singapura, Kiddofest menggandeng beragam mitra nasional maupun internasional guna memperkaya ragam pilihan program edukatif dan rekreatif bagi anak-anak Indonesia.
Di antaranya, Kidstartnow, L Central, ILoveReading, dan Ascend International Training—keempatnya berasal dari Singapura—turut memeriahkan edufair ini. Mereka bergabung dengan puluhan mitra lokal dari Indonesia, menciptakan suasana belajar yang semakin berwarna dan penuh inspirasi bagi para pengunjung.
Sebut saja BukuAku, PickMe, Pioneer DJ, MyDoremi, Domikado, Buumi, AsaRen, Cakap, Surala Math, Cyberspace, KYZN Preschool, Kindershouse Preschool, The Lab, hingga Sekolah Alam PKBM Alfa Omega—semua menyatu dalam barisan panjang pelaku pendidikan yang kini mulai menjamur di berbagai penjuru kota.
Selain edufair, pengunjung Kiddofest juga bisa menikmati beragam penawaran menarik dari brand-brand pendukung kebutuhan ibu dan anak, seperti Diamond, Jungle Juice, Natural Farm, Mosbo, Livera, dan YuuHuuu.
Di era yang serba terhubung ini, informasi datang secepat kilat—hanya dengan satu sentuhan jari. Karenanya, generasi mendatang tak cukup hanya jago teknologi; mereka juga harus mengasah kemampuan menavigasi arus informasi, memilah peluang, dan menjinakkan tantangan yang datang silih berganti. Saya meyakini bulat: literasi dan numerasi bukan sekadar mata pelajaran, melainkan bekal hidup—pondasi kokoh agar anak-anak kita tak terseret arus, melainkan berani berenang dan menaklukkan gelombang di kancah global.
Dengan meluncurkannya Profil Pelajar Pancasila, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kini memusatkan perhatian pada keterampilan masa depan yang wajib dikuasai setiap peserta didik. Tak hanya sekadar menghafal nilai-nilai dasar negara, proses ini menuntut siswa untuk terus belajar sepanjang hayat, menyesuaikan diri dengan tantangan global, dan menjadikan Pancasila sebagai kompas utama dalam berinovasi serta berkolaborasi di kancah internasional.























