Jakarta (ANTARA)Siswa dari Internate Islam Cahaya Rancamaya (CRIBS) sekali lagi menunjukkan kualitas mereka di panggung internasional melalui partisipasi dalam Model Internasional PBB Pemuda Asia ke-20 (AYIMUN), yang diadakan dari 16 hingga 19 Januari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Acara bergengsi ini menyatukan delegasi muda dari berbagai negara dalam simulasi sesi PBB (UN), menantang peserta untuk bersaing dengan ide, bernegosiasi, dan membuat solusi untuk masalah global.
Kelabakan ini merupakan bagian dari komitmen CRIBS untuk membentuk generasi pemimpin masa depan yang memiliki perspektif global, karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan zaman, kata direktur SMA Cahaya Rancamaya, Sandra Susanto, dalam pernyataan pada hari Rabu.
Di forum ini, delegasi CRIBS menunjukkan kepercayaan diri dan kompetensi mereka karena keterampilan mereka dalam diplomasi, kepemimpinan, pidato, pemikiran kritis, dan argumentasi berbasis data.
Salah satu prestasi yang membanggakan adalah Anaya Sumarwoto, anggota delegasi CRIBS, yang memenangkan penghargaan Best Position Paper, sebuah penghargaan bagi peserta dengan pekerjaan posisi terbaik, dinilai oleh keakuratan analisis, keanggunan argumen dan relevansi solusi yang ditawarkan dalam konteks kebijakan global.
Dalam kegiatan ini, Anaya tidak hanya memunculkan masalah harga properti, tetapi juga krisis pemerintahan dan stabilitas sosial ekonomi yang lebih luas. Dalam mengambil perspektif negara Monaco di komite PNUD, Anya menyoroti dampak kekurangan tanah yang ekstrem dan harga rumah tangga yang tinggi pada masyarakat, terutama pada kelompok pekerja penting seperti pekerja kesehatan dan pendidik.
Sebagai solusi utama, Anaya merancang Prutege (Protection of Residential Units for General and Essential Employment) framework, sebuah konsep perlindungan rumah bagi pekerja penting sehingga mereka dapat tinggal dekat tempat kerja mereka.
Ide ini dianggap sejalan dengan mandat PNUD karena menekankan pembangunan inklusif, penguatan institusi dan perlindungan sosial, kata Anaya.
Anaya mengatakan bahwa pencapaian ini lahir dari proses persiapan disiplin dan akademis. Dia melakukan penelitian mendalam dari berbagai sumber yang dapat dipercaya, seperti situs web resmi pemerintah Monako, majalah ilmiah, media internasional, dan dokumen PBB.
Setelah melalui edisi berulang untuk memastikan aliran yang kuat dan bahasa formal, Anaya juga menyelesaikan persiapan dengan berlatih Daftar Otorori Umum (GSL), akrab dengan perspektif negara, serta meninjau simulasi dan tutorial MUN.
Sementara itu, bagi peserta lainnya, acara AYIMUN merupakan pengalaman penting dalam membentuk karakter dan kemampuan kepemimpinan siswa. Anaya mengatakan pelajaran terpenting yang dibawa pulang adalah kepercayaan diri yang lebih besar dan keterampilan berpikir kritis.
Dia juga mengalami pengalaman langsung belajar tentang kepemimpinan dengan memimpin debat, berbicara di depan umum di forum internasional, serta kerjasama antar budaya melalui kolaborasi dengan delegasi dari berbagai negara.
Pengalaman ini memperkuat minat Anaya dalam bidang hubungan internasional, hukum dan kebijakan publik, serta menjadi motivasi untuk melanjutkan pendidikan di universitas yang berfokus pada masalah global.
Kelabakan di AYIMUN menunjukkan bahwa siswa CRIBS tidak hanya mampu mencapai pencapaian, tetapi juga siap untuk berkontribusi melalui ide-ide solusi di tingkat global.
Delegasi dari Internado Islam Cahaya Rancamaya yang berpartisipasi di AYIMUN ke-20 adalah Anaya Sumarwoto, Syifa Alizah Putri Afandy, Rafania Bulan Salsabilla, Adia Prajna Dharma, Kinanti Sakalaguna Prasetyo, Kayshara Audry Ataniya, Muhammad Qaidhu Ilman Umaternate, Adrian Aprio Kiemas, Ammarasya Wirananggaranti, Radithya Budiananta dan Muhammad Arfa Renanda Wibawa.
Kami tetap berkomitmen untuk menyajikan program internasional sebagai ruang pembelajaran nyata untuk membangun generasi atas dengan integritas, kompetensi dan siap bersaing di dunia global, sejalan dengan visi sekolah, yaitu menjadi sekolah Islam yang independen, unggul, modern dan dinamis, menyimpulkan.























