Iron Heads GC tidak cuma berganti nama; desas-desus menyebarnya mereka juga akan merombak susunan pemain karena dua anggotanya sudah tak lagi tampil di kompetisi LIV Golf.
Kevin Na yang sejak awal LIV Golf hadir empat tahun lalu menjabat sebagai kapten Iron Heads, kini berpamitan. Selama 48 kali turun di kancah LIV, ia hanya dua kali finis di 10 besar. Posisinya langsung diisi Byeong-hun An yang baru saja hengkang dari PGA Tour, demikian kabar yang beredar.
“Terima kasih, Kevin. Kevin Na menutup perjalanannya di LIV Golf dengan meninggalkan warisan yang tak terlupakan bagi liga dan tim,” tulis Klub Golf Korea—yang kini berganti nama—di X pada Selasa malam. Tak ada penjelasan resmi soal alasan di balik kepergian Na, baik dari tim maupun dari Na sendiri.
Rekan satu tim Na, Jinichiro Kozuma dari Jepang, juga kabarnya ikut diberhentikan. Padahal, Kozuma tercatat sebagai pemain utama tim pada musim 2025 dan sempat menempati peringkat 32 di klasemen akhir, meski absen di lima turnamen karena cedera punggung. Sementara itu, Na sendiri finish di posisi 44.
Kozuma membenarkan kabar itu lewat cuitan di X: “Saya penasaran, apakah mereka bisa bermain lebih baik dariku.”
Kabar terbaru menyebut bahwa Kozuma akan digantikan di daftar pemain musim 2026 oleh Minkyu Kim, pegolf asal Korea yang masuk sebagai pemain pengganti cedera. Kim adalah pegolf termuda yang pernah memenangi turnamen di Challenge Tour.
Yubin Jang dari Korea Selatan, yang tercantum di daftar musim lalu, diprediksi tak akan kembali setelah finis di peringkat 53 klasemen pemain dan kehilangan slotnya di LIV Golf.
Danny Lee, pemain asal Selandia Baru yang lahir di Korea, disebut-sebut sebagai satu-satunya nama dari skuad musim lalu yang kemungkinan besar akan tetap bertahan.
Iron Heads menempati posisi terbawah dalam klasemen 13 tim LIV Golf musim 2025.
GC Korea sendiri belum bicara soal daftar pemain barunya, tapi isu pergantian skuat sudah berhembus beberapa hari usai Iron Heads GC mengumumkan rebranding.
LIV Golf mengumumkan pada hari Senin bahwa Iron Heads GC kini berganti nama menjadi Korean Golf Club. Mereka menjelaskan bahwa merek baru ini menekankan nilai-nilai kehormatan, inklusivitas, serta kekuatan kolektif. Konsepnya terinspirasi dari budaya persaudaraan Korea yang menekankan rasa hormat, kepercayaan, dan bimbingan dalam hubungan yang dekat. Klub ini menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan kekuatan yang mempersatukan para pegolf.
Tim mengganti warna dan lambangnya dengan harimau putih. Dalam keterangan resmi, harimau ini dipilih karena dianggap tokoh sakral dalam dongeng dan sejarah Korea—simbol pelindung yang menunjukkan kekuatan serta ketangguhan Klub Golf Korea dan negaranya.
LIV Golf akan menggelar turnamen perdananya di Korea Selatan pada 2025. Martin Kim selaku General Manager GC Korea menyatakan bahwa rencana turnamen itu mendorong tim untuk menata ulang fokusnya—sekarang mereka mengarahkan seluruh perhatian pada pasar Korea Selatan.
“LIV Korea 2025 benar-benar memberi kami inspirasi; ribuan penonton muda yang datang memenuhi arena membuktikan antusiasme luar biasa,” ujar Kim dalam keterangannya, Senin. “Slogan ‘Selamat datang di klub’ kami pilih karena melihat peluang besar menciptakan ruang baru agar generasi muda bisa lebih dekat dengan golf.”
Kevin Na resmi mengucapkan selamat tinggal ke LIV Golf. Kepergiannya membuat tim yang dibelanya, Crushers GC, otomatis bubar dan berubah status menjadi klub golf Korea.





















