“Saya ingin berterima kasih pada diri sendiri karena sudah berani di setiap pertandingan dan terus mendorong diri sendiri dalam latihan setiap hari,” ujar Mirra Andreeva dari Rusia.
Mirra Andreeva, petenis remaja asal Rusia yang kini menempati peringkat 8 dunia, sukses memanaskan mesin jelang Australia Terbuka. Di partai puncak turnamen Internasional Adelaide, Sabtu (17 Januari 2026), ia menundukkan rekan sebayanya, Victoria Mboko, dengan skor telak 6-3, 6-1. Gelar ini menjadi trofi WTA keempat yang dibawa pulang oleh Andreeva.
Petenis muda Rusia, 18 tahun, yang musim lalu meraih dua gelar WTA 1000 beruntun di Dubai dan Indian Wells, akan menghadapi peraih medali perak Olimpiade Paris, Donna Vekic, di putaran pertama Australian Open di Melbourne Park.
Mboko, 19 tahun, sempat unggul 3-0, namun Andreeva berbalik menang dan menyapu enam game berikutnya untuk mengamankan set pertama.
Di set kedua, Andreeva langsung mendominasi. Ia bikin break di awal, menang tiga game beruntun, lalu menutup laga dengan servisnya sendiri. Hasil ini jadi bekal matang menyambut Grand Slam pertama musim yang bergulir Minggu (18 Januari).
Usai menang, Andreeva bercanda di upacara penyerahan piala bahwa kemenangannya ini tak ada urusannya dengan timnya—termasuk pelatih Conchita Martinez, mantan pemain peringkat dua dunia.
“Menurut saya, ini semua hasil jerih payah saya sendiri,” ujarnya. “Saya latihan terus, kerja keras, sampai berkeringat. Sejujurnya, saya bahkan bingung kenapa Anda ada di sini,” imbuhnya.
“Saya bangga pada diri sendiri karena sudah berani tampil agresif di setiap pertandingan. Saya juga bersyukur mampu mendorong diri sendiri tiap hari saat latihan. Perubahan mental untuk terus berjuang hingga poin terakhir adalah hal terpenting yang saya raih,” ujar Andreeva.
“Saya cuma menjalankan instruksi dari tim, kadang sambil mengeluh, tapi ya sudah, tak masalah,” ujarnya.
Mboko dari Kanada sempat memanfaatkan waktu istirahat medis di tengah laga. Petenis berusia 17 tahun itu, yang musim lalu menjadi pemain termuda sejak Serena Williams untuk menumbangkan empat juara utama dalam satu turnamen di Kanada Terbuka, membuka perjalanannya di Melbourne Park melawan Emerson Jones dari Australia.
Di final remaja Adelaide, Mirra Andreeva menundukkan Funa Mboko dalam duel yang membuktikan tajamnya permainan gadis 16 tahun itu. Kemenangan ini menjadi titik puncak turnamen bagi Andreeva sekaligus sinyal kuat bahwa ia siap melangkah lebih jauh di level profesional.
Mensik memulai perjalanannya di Australia Terbuka dengan menghadapi petenis asal Spanyol, Pablo Carreno Busta. Di sisi lain, Baez akan berhadapan dengan pekerja keras servis asal Prancis, Giovanni Mpetshi Perricard.
Elisabetta Cocciaretto berhasil menaklukkan Iva Jovic dari Amerika Serikat dengan skor 6-4, 6-4 di turnamen pemanasan di Hobart. Kemenangan ini sekaligus menjadi gelar WTA pertama bagi petenis asal Italia tersebut sejak tahun 2023.
Final remaja Adelaide berlangsung seru, Minggu (12/1) waktu setempat. Di sana, petenis muda Rusia, Mirra Andreeva, sukses menundukkan rekan senegaranya, Fanny Mboko, dalam dua set langsung. Kemenangan ini sekaligus menutup rangkaian turnamen pramusim Andreeva yang impresif sebelum ia melangkah ke ajang WTA 250 Adelaide musim ini.





















