Berita Indonesia terkini seputar teknologi, ekonomi, lifestyle, budaya, wisata, dan dunia.
StudioKctus / Intelligence Lifestyle

Mayoritas Milenial Gunakan Kartu Debit untuk Transaksi

Milenial kartu debit transaksi Riset terbaru yang digagas Brilio.net—platform konten digital khusus milenial—bersama JakPat Mobile Survey menunjukkan bahwa hampir enam dari sepuluh milenial Indonesia, terutama mereka yang berasal dari kelas...

/* KENAPA_INI_PENTING */

Konteks utama, langsung ke intinya

Milenial kartu debit transaksi Riset terbaru yang digagas Brilio.net—platform konten digital khusus milenial—bersama JakPat Mobile Survey menunjukkan bahwa hampir enam dari sepuluh milenial Indonesia, terutama mereka yang berasal dari kelas...

Milenial kartu debit transaksi Riset terbaru yang digagas Brilio.net—platform konten digital khusus milenial—bersama JakPat Mobile Survey menunjukkan bahwa hampir enam dari sepuluh milenial Indonesia, terutama mereka yang berasal dari kelas menengah ke atas, kini lebih nyaman bertransaksi tanpa uang tunai. Pembahasan ini menyoroti milenial kartu debit transaksi.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa kartu debit menjadi alat pembayaran nontunai paling favorit kalangan milenial, mencapai 50 persen. Di posisi berikutnya, uang elektronik dipilih oleh 33 persen, sementara kartu kredit hanya digunakan oleh 17 persen dari generasi ini.

Di sisi lain, temuan menarik muncul dari riset yang melibatkan 1.021 millennial berusia 21–37 tahun di 34 kota besar Indonesia. Meskipun kartu kredit menempati posisi paling bawah sebagai alat pembayaran nontunai yang paling disukai, nyatanya 63% kaum millennial mengaku tetap membutuhkan kartu kredit untuk menunjang gaya hidup dan kebutuhan transaksinya.

Generasi milenial kini makin menyukai transaksi nontunai. Oleh karena itu, diharapkan infrastruktur pembayaran maupun sumber daya manusia yang terlibat mampu mendukung mereka agar kian rajin bertransaksi tanpa uang tunai. Apabila tercapai, langkah ini sekaligus akan mempercepat tercapainya sasaran pemerintah membentuk masyarakat yang lebih aktif menggunakan transaksi nontunai, atau yang biasa disebut less-cash society. “Harapannya, ekosistem ini terus diperkuat agar milenial makin percaya dan nyaman bertransaksi secara digital,” ujar CEO sekaligus Co-Founder Brilio.net, Joe Wadakethalakal, dalam siaran pers yang dipublikasikan Rabu, 31 Januari 2018.

Joe menambahkan, dari 1.021 orang yang mengisi survei, ternyata 478 di antaranya memiliki kartu kredit. Menyadari angka itu cukup signifikan, tim Brilio kemudian menggali lebih dalam untuk mengetahui bagaimana pola dan karakteristik kaum milenial ketika menggunakan kartu kredit, mulai dari frekuensi transaksi hingga jenis kebutuhan yang paling sering dibayar dengan kartu tersebut.

Sebagai informasi tambahan, generasi milenial di Indonesia—menurut data Badan Pusat Statistik yang dikutip laporan Alvara Research Center—diperkirakan mencapai 83 juta jiwa pada tahun 2020. Angka ini setara dengan 34 persen dari total penduduk Indonesia, sehingga milenial menjadi kelompok usia terbesar yang turut membentuk wajah ekonomi, budaya, dan politik negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *