Bedu jual rumah utang Satu lagi bukti bahwa pinjaman online alias pinjol bisa menjerat siapa pun, tak pandang bulu. Kali ini giliran komedian Bedu yang merasakan getahnya. Pria bernama asli Harabdu Tohar itu dikabarkan sedang terlilit utang hingga berjuta-juta rupiah akibat pinjol yang seolah menawarkan solusi cepat, padahal justru menjadi beban berat. Pembahasan ini menyoroti bedu jual rumah utang.
Kabar ini memang mengejutkan. Belum lama ia masih sering muncul di layar kaca, tampil segar dalam berbagai acara, namun kini ia harus menelan pil pahit: masalah keuangan menjerat dan ia tak lagi bebas bergerak seperti dulu.
Dia bercerita bahwa selama badai pandemi ia hampir tak menerima job sama sekali, rasanya sepi dan menghimpit. Kehabisan opsi, ia akhirnya menjejakkan kaki ke pinjol—pinjaman online yang menggiurkan di awal, tetapi menjebak di belakang. Sayang, perhitungan Bedu soal pemasukan dan pengeluaran meleset jauh; bungan membeser lebih cepat dari pendapatan yang mengalir pelan, hingga utang pun menumpuk.
Hingga kini, belum ada angka pasti yang bisa menjelaskan berapa besar utang Bedu di pinjol. Yang jelas, beban tagihan sudah menumpuk hingga ia tak punya pilihan lain selain melepas rumah mewahnya—tempat berlindung sekaligus simbol kesuksesan—demi melunasi seluruh hutang yang menjepit.
Bedu melepas rumahnya sekaligus seluruh isinya dengan harga yang tergolong fantastis, yaitu Rp 5,5 miliar. Angka itu sebenarnya sudah dipangkas dari nilai semula agar cepat laku, karena ia ingin segera pindah ke luar kota dan tak ingin repot mengurus barang-barang di dalamnya.
Awalnya saya pasang harga 6 miliar. Tapi kalau kalian sering nonton video saya, tahu dong bahwa akhirnya saya lepas di angka 5,5 miliar, masih bisa dinego,” ucapnya seperti dikutip dari tayangan Channel YouTube Starpro Indonesia, Selasa, 10 Oktober 2023.
Jeratan utang dari pinjaman online tidak hanya mencekik keuangan Bedu, tetapi juga memaksa dirinya mengambil keputusan pahit soal pendidikan anak-anak. Agar pengeluaran bisa ditekan, ia terpaksa memindahkan ketiga anaknya dari sekolah yang menawarkan fasilitas lengkap—dan biaya tinggi—ke sekolah sederhana yang hanya menyediakan kebutuhan dasar. Langkah ini bagaikan menjatuhkan pilihan antara masa depan anak atau kelangsungan hidup keluarga hari ini.
Sementara itu, pihak manajemen yang menaungi Bedu membantah keras kabar yang menyebut dirinya menjerat diri dalam utang pinjol. Mereka menegaskan bahwa isu tersebut sama sekali tidak berdasar dan hanya rumor yang tak bertanggung jawab.
Hanya saja, manajemen membenarkan bahwa Bedu memang berencana melepas rumah mewahnya; alasannya sederhana, ia ingin pindah ke hunian baru yang lebih representatif sekaligus menyesuaikan gaya hidup keluarganya.
Bedu mulai merambah dunia hiburan Indonesia pada 1997. Ketenarannya melejit setelah ia bersatu dengan Denny dan Narji dalam kelompok komedi Cagur. Ketiganya ternyata satu kampus—semua adalah lulusan Universitas Negeri Jakarta yang kerap mempertontonkan kejenakaan di panggung kampus sebelum akhirnya diterima luas oleh khalayak nasional.
Di tengah kepopuleran yang sedang berada di puncak, Bedu menghebohkan publik dengan keputusan mengejutkan: ia memilih untuk mundur dari Cagur. Kepergiannya tak hanya menimbulkan tanda tanya besar di benak penggemar, melainkan juga membuka babak baru bagi grup itu. Posisi yang ditinggalkan Bedu akhirnya diisi oleh Wendy Armoko, sosok yang diharapkan mampu membawa warna segar sekaligus menutup ruang kosong yang ditinggalkan sang pendahulu.
Dalam dunia hiburan, Bedu turut merambah dunia perfilman dengan antusias. Ia memerankan berbagai karakter yang menantang dalam sejumlah produksi, mulai dari komedi hingga drama. Film-film yang dibintanginya antara lain “Anda Puas, Saya Loyo” (2008), “Perempuan2 Liar” (2011), “Daerah Terlarang” (2016), “Suami untuk Mak” (2017), hingga “Flight 555” (2018). Masih banyak lagi judul lain yang menjadi bukti dedikasi dan keluwesan aktingnya di layar lebar.





















