Kami senang bekerja sama dengan Kredivo, yang telah memperluas jangkauan kredit digital di Indonesia beberapa kali.
PT Bank DBS Indonesia sedang mengembangkan cakupan keuangan digital dengan meningkatkan pembiayaan. Papan pipa Pada tahun 2013, perusahaan ini telah meluncurkan sebuah perusahaan yang bernama Kredivo, yang telah menawarkan 3 triliun dana Indonesia.
Ini adalah bagian dari kerjasama strategis jangka panjang kedua belah pihak, dan kredit ritel terus berkembang dalam konteks permintaan pasar yang terus meningkat.
Melfrida Gultom, Direktur Perdagangan Perbankan Konsumen Indonesia dari Star Bank Indonesia, mengatakan dalam sebuah pernyataan di Jakarta pada Senin bahwa untuk kami, inovasi bukan hanya teknologi, tetapi juga cara untuk memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat.
Data dari OJK juga menunjukkan bahwa pinjaman BNPL yang diberikan oleh perusahaan keuangan pada bulan November 2025 meningkat 68.61% per tahun (berhitung tahun) menjadi 11.24 miliar USD.
Setelah mulai bekerja sama pada tahun 2020, pembatasan dana telah terjadi. Papan pipa Investasi yang dilakukan oleh Star Bank Indonesia, seperti yang dilakukan Creditvo, terus meningkat dari 30 miliar USD ke 50 miliar USD, kemudian mencapai 1 miliar USD pada tahun 2021, dan 2 miliar USD di tahun 2022 hingga 3 miliar USD sampai akhir tahun 2025.
Melfrida mengatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan kinerja yang berkelanjutan dalam distribusi kredit Kredivo dan permintaan pasar yang terus meningkat.
Sebagai mitra yang dapat diandalkan, dana tambahan ini juga mendukung strategi Star Bank Indonesia untuk memperluas ekosistem kredit ritel melalui solusi keuangan yang dapat berdampak luas pada masyarakat.
Untuk Creativo, menambah dana Papan pipa Hal ini akan mendorong ekspansi layanan ke lebih banyak kota-kota jalur 2 dan 3, daerah-daerah yang memiliki potensi pertumbuhan yang besar tetapi peluang untuk mendapatkan pinjaman bank yang normal masih terbatas.
Laporan Perlakuan Pengguna PayLater Indonesia 2024 menunjukkan bahwa 53,6% pengguna Kredivo berasal dari kota-kota jalur dua dan tiga, yang mencerminkan permintaan dan adopsi yang besar dari masyarakat terhadap layanan kredit digital sebagai alternatif keuangan.
Ini sesuai dengan visi Kredivo untuk memperluas jangkauannya selama beberapa tahun ke 20 juta pengguna Indonesia.
Umang Rustagi, CEO dan pendiri Kredivo Indonesia, mengatakan: “Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang terus berlanjut dari Bank Indonesia. Kami berharap bahwa saat permintaan kredit digital meningkat, pembiayaan yang dilakukan pada awal tahun 2026 akan menjadi dorongan yang tepat, terutama di kota-kota 2-3 dengan potensi pertumbuhan yang besar”.
Dengan peningkatan dana, Kredito akan memprioritaskan saluran kredit yang sederhana, aman dan terjangkau untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari kebutuhan sehari-hari, perawatan kesehatan, pendidikan hingga kebutuhan produksi masyarakat.
Kemitraan antara StarShow Bank Indonesia dan Kredivo selama hampir enam tahun menunjukkan peran strategis kerjasama antara bank tradisional dan platform kredit digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital melalui distribusi kredit yang terukur dan inovasi berkelanjutan.
Baca juga: Bank Indonesia Menunjuk Triana Gunawan Sebagai Spesialis Independen
Baca juga: Star Expo Bank Indonesia berencana untuk mencapai pertumbuhan dua digit dalam bisnis manajemen kekayaan pada 2026.
Baca juga: StarShow Bank meluncurkan kalkulator target pensiun untuk mendorong perencanaan di awal
Berita: Bahia Saputra Editorial: E. Salim Hak cipta © Antalya 2026
Untuk itu, kami juga telah mengizinkan pengguna untuk menggunakan situs web ini untuk mencari, mengekrar, atau mengindeks konten buatan tanpa izin tertulis dari Antalya Communications.























