Total pembayaran di tahun 2024 akan mencapai USD 223.17 miliar dan USD 221.46 miliar pada tahun 2025.
Menurut data dari Central Bureau of Statistics (BIS), pembayaran atau pembayaran yang dikirim oleh pekerja migran Indonesia (PMI) dari NTB dari provinsi Sinus-Sundanese mencapai 221.46 miliar dolar Indonesia dari Januari hingga Desember 2025.
Pada tahun 2025, NTB menerima dana senilai 221.46 miliar dolar Indonesia, kata Muhammad Ahyar, kepala tim statistik harga NTB di Matalan, Senin.
Ahyar menjelaskan bahwa dana yang diajukan melalui bank Indonesia mencapai 111.184 juta indonesia dan dana yang dikeluarkan melalui kantor pos Indonesia mencapai 10.96 miliar indonesia.
Dia menambahkan bahwa uang tunai di tahun 2025 menurun 0,77 persen dibandingkan tahun 2024, atau sekitar 1.71 miliar USD.
Pada tahun 2024, total pembayaran akan mencapai 223.17 miliar indonesia dan pada tahun 2025 akan mencapai 22.146 miliar indonésia, kata Ahyar.
Pada Desember 2025, BPS mencatat pembayaran sebesar 66,7 miliar indonesia, yang didokumentasikan oleh Bank Indonesia. Negara sumber pembayaran terbesar adalah Arab Saudi, dengan jumlah 18,9 miliar indonésia, setara dengan 28,39 persen; Malaysia, dengan total 1,800 juta indonesia atau 27,2 persen; dan pembayaran dari Jepang, dengan 54,979 juta indonesian, setar dengan 824 persen.
Di Indonesia, wilayah tujuan pembayaran melalui bank adalah wilayah Sungai Pinang (35.87%); di Bima (20.63%); di Kota Matan,[15.37%) dan di Pulau Sungai Cilegon (14.61%)
Sementara itu, pembayaran PMI yang dikirim melalui pos Indonesia oleh NTB pada Desember 2025 mencapai 214.7 juta USD.
Lebih dari 60% uang tunai yang dikirim melalui kantor pos Indonesia ke tujuan pulau Sungai Mampang dan Pulau Donggala, kata Ahyar.
BP3MI mencatat bahwa sekitar 25.062 penduduk NTB akan menjadi pekerja migran secara legal pada tahun 2025.
Malaysia adalah negara tujuan utama untuk menempatkan 23.685 pekerja migran di provinsi Sinus Desai.
Ponco Indriyo, kepala BP3MI NTB, melaporkan bahwa Indonesia telah menempatkan 387 orang, Singapura 288, Jepang 286, dan Arab Saudi 135.
PMI NTB memberikan kontribusi terbesar kepada daerah pemikir di Pulau Dongdong dengan 12.029 orang, diikuti oleh daerah pemirsa di Pulau Sengkang dengan 7.156 orang, Pulau Sengkong dengan 4.625 orang, Kepulauan Sengkang Utara dengan 702 orang, dan Kota Matalan dengan 637 orang.
Baca juga: EIB mengembangkan keterampilan investasi pasar modal untuk pekerja tani NTB
Baca juga: Kantor Tenaga Kerja dan Imigrasi NTB mengatakan bahwa transfer dana PMI mencapai 76 miliar USD.
Baca juga: Perusahaan Malaysia mulai merekrut 3.000 PMI NTB
Berita: Sugihatto Purnama Editorial: E. Salim Hak cipta © Antalya 2026
Untuk itu, kami juga telah mengizinkan pengguna untuk menggunakan situs web ini untuk mencari, mengekrar, atau mengindeks konten buatan tanpa izin tertulis dari Antalya Communications.























