Marvel Studios memilih cara promosi yang tak biasa untuk Avengers: Doomsday. Di bioskop, sebelum film Avatar: Api dan Abu, mereka menayangkan empat trailer berbeda yang justru tak menonjolkan para Avengers atau Robert Downey Jr. sebagai Doctor Doom. Alih-alih, cuplikan-cuplikan itu menampilkan sosil mengejutkan: Steve Rogers (Chris Evans), Thor (Chris Hemsworth), regu X-Men yang dipimpin Cyclops (James Marsters), serta Wakanda yang berhadapan dengan Fantastic Four. Cuplikan terakhirlah yang bikin penonton ramai; sutradara Anthony dan Joe Russo bahkan menuliskan di Instagram, “Yang kalian saksikan selama empat pekan terakhir … bukan teaser atau trailer. Itu adalah cerita. Itu petunjuk … perhatikan baik-baik.”
Tak lama setelah cuplikan awal End of the World muncul, netizen langsung bekerja seperti mesin pencari: mereka potong bingkai demi bingkai, lalu sambung-sambungkan untuk menangkap maksud yang disiratkan Russos. Di Reddit, sorotan langsung tertuju pada teori lama yang menyebut film ini akan menindaklanjuti akibat time-travel Avengers di Avengers: Endgame—perjalanan yang digunakan untuk melumpuhkan Thanos (Josh Brolin) dan mengembalikan setengah jagat raya yang musnah karena Infinity Stones. Kini, empat cuplikan perkenalan karakter telah keluar, dan para penggemar menemukan petunjuk kuat yang—jika benar—memastikan bahwa judul “Kiamat” memang bukan sekadar kiasan.
Intro ‘Doomsday’ Ternyata Sambung Momen Kunci ‘Endgame’
Setiap teaser Pembalasan Dendam: Hari Kiamat memang menyorot tokoh atau kelompok berbeda, tapi semuanya ditutup dengan jam hitung mundur menuju hari rilis film superhero itu. Yang menarik, tepat sebelum angka berputar, muncul cap waktu “T” yang cocok dengan adegan spesifik di Pembalasan Dendam: Permainan Akhir. Salah satu contoh paling mencolok adalah cap waktu Steve Rogers yang sejalan dengan momen Sang Kuno (Tilda Swinton) memperingatkan Bruce Banner (Mark Ruffalo) soal risiko pecahnya garis waktu. Kecocokan ini memicu spekulasi: keputusan Steve memilih tinggal di masa lalu bersama Peggy Carter (Hayley Atwell) diyakini sebagai pemicu ancaman kiamat multiverse yang kini terjadi.
Teaser film Thor memperkuat teori ini. Di dalamnya terselip cuplikan Loki—diperankan Tom Hiddleston—merebut Tesseract lalu melarikan diri lewat teleportasi. Adegan itu memang mengantarkan serial solo-nya, tapi sekaligus memberi petunjuk bahwa ulah Loki bisa jadi memicu Incursions. Trailer terbaru yang menampilkan Wakanda dan Fantastic Four bahkan menandai waktu ketika Avengers menguji mesin Terowongan Quantum untuk menjelajah waktu, sekali lagi menegaskan “perampokan waktu” mereka berpotensi menimbulkan akibat jangka panjang.
Trailer X-Men yang baru dirilis punya cuplikan paling mencuri perhatian: potongan adegan Avengers: Endgame saat Thor dan Rocket Raccoon (suara Bradley Cooper) melompat ke linimasa Thor: The Dark World. Rocket bahkan sempat mengejek, “Kamu nangis?” Bocoran ini memperkuat dugaan bahwa Russo bersaudara akan kembali menempa Thor lewat roller-coaster emosi; selain akan berpapasan lagi dengan Loki, sang Dewa Petir juga terlihat berdoa demi keselamatan putrinya. Di pojok teori fans, banyak yang berspekulasi cuplikan itu adalah bagian dari kisah Deadpool & Wolverine, di mana Thor menangis memelukan Deadpool (Ryan Reynolds). Film tersebut memang punya konsep multiverse liar, jadi kemunculan si ‘Merc with a Mouth’ di tempat tak terduga bukan hal yang mustahil.
Sutradara film *End of the World* akhirnya buka suara soal teori horor yang selama ini diperbincangkan penggemar. Ia membenarkan dugaan penonton bahwa kisah dalam film memang sarat unsur horor—bukan sekadar drama bencana seperti yang tampak di permukaan.
Dalam waktu hanya satu hari, ‘Avengers: Doomsday’ langsung mematahkan anggapan bahwa penonton sudah kelelahan menonton film pahlawan super.
Hitung mundur menuju film Avengers selanjutnya sudah dimulai.
Sutradara End of the World Benarkan Teori Horor Fans

Trailer *Avengers: Doomsday* tak cuma menampilkan adegan yang tampak mirip dengan *Endgame*, tapi juga menghidupkan kembali nuansa “Time Runs Out”, alur besar karya Jonathan Hickman di komik *Avengers* dan *New Avengers*. Cerita itu mengisahkan “Serangan Terakhir” yang bisa menghapus seluruh realitas—konsep yang sudah menginspirasi beberapa film Marvel, termasuk *Avengers: Secret Wars* yang akan datang. Jejak-jejaknya kini kembali terlihat di *Doomsday*, diperkuat saluran YouTube resmi Marvel yang menayangkan hitung mundur dengan nuansa “akhir era”, persis seperti di komik. Meski hubungan langsung *Doomsday* dan *Endgame* belum diumumkan, rencana penayangan ulang *Endgame* di bioskop sebelum *Doomsday* menegaskan bahwa petualangan melintas waktu di *Endgame* memang menjadi pintu masuk bagi penutupan fase MCU. *Avengers: Doomsday* akan hadir di bioskop mulai 18 Desember 2026.

Tanggal rilis
18 Desember 2026
Sutradara film *End of the World* akhirnya angkat bicara soal teori horor yang selama ini diperbincangkan penggemar. Ia mengonfirmasi bahwa sebagian dugaan penonton—termasuk unsur-unsur mencekam yang terselip di balik cerita—memang sengaja disematkan sejak awal.
Stephen McFeely, Michael Waldron, Jack Kirby, dan Stan Lee disebut-sebut sebagai tokoh di balik cerita End of the World yang kini viral di kalangan penggemar horor.









