Makassar (ANTARA) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengingatkan siswa dan masyarakat agar tidak tergoda oleh janji orang-orang yang mengklaim dapat mengurus lulusan dalam Selection Nasional untuk Admission of New Students (SNPMB) 2026.
Wakil Walikota Universitas Hasanuddin, Syamsu Rijal, dalam sebuah pernyataan di Makassar, menekankan aspek integritas pemilihan yang adil dan jujur sesuai dengan komitmen kampus.
Kami meminta siswa agar tidak percaya pada metode penipuan yang menarik lulusan melalui saluran non resmi, katanya selama kegiatan Sosialisasi dan Promosi SNPMB 2026 di Salon SMAN 1 Sidenreng Rappang (Sidrap).
Baca juga:Kanselor Unhas dan delegasi Prancis membahas tentang memperkuat kerjasama pendidikan
Lulusan untuk masuk ke universitas negara (PTN), terutama Unhas, katanya, hanya ditentukan oleh keterampilan dan prestasi siswa sendiri, melalui sistem transparan.
Wakil Walikota Dinas Pendidikan dan Pendidikan Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, Muhammad Aswad, dalam sosialisasi ini menekankan aspek teknis dalam menganalisis strategi untuk meningkatkan kemungkinan lulus.
Dia menjelaskan bahwa memilih karir bukan hanya tentang mengikuti minat Anda, tetapi harus disertai dengan pemahaman tentang variabel evaluasi.
Siswa harus cerdas dalam memahami poin penilaian yang ada.Mengetahui bagaimana nilai mereka bersaing dalam program studi yang dipilih akan sangat membantu dalam menentukan posisi yang tepat untuk memaksimalkan kemungkinan mereka lulus, katanya.
Baca juga:Student Unhas Mencapai Prestasi dalam Desain Peralatan Deteksi Polusi Udara
Karina Aulia, seorang siswa SMAN 1 Sidrap, mengajukan pertanyaan penting mengenai variabel evaluasi dalam karir tertentu yang ingin dia pelajari.
Dalam menanggapi hal ini, Syamsu Rijal menjelaskan bahwa ada kebijakan penimbangannya terhadap hal-hal pendukung.
Setiap program studi memiliki nilai tambah dalam beberapa materi yang relevan.























