Serang,
Siber.News | Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) mengunjungi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) jenis anyaman bambu di Kampung Pelumasan, Desa Pabuaran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Provinsi Banten. Rabu 9 Juli 2025.
Menurut Ketua Kelompok 17 KKM UNIBA, Puja Putri Adila mengatakan UMKM yang dikelola oleh Ibu – ibu memiliki Visi dan Misi untuk melestarikan warisan budaya lokal melalui kerajinan anyaman dari bambu.
” Mereka mewarisi keahlian di kerajinan anyaman bambu dari nenek moyang nya yang bisa d buat berbagai macam bentuk barang yang bisa dipergunakan untuk kalangan lokal,” kata Putri Adila
Kerajinan anyaman bambu ini yang tengah digeluti Ibu – Ibu pada UMKM adalah warisan peninggalan kakeknya. Kerajinan anyaman bambu dari UMKM bagi warga tidak hanya menekankan aspek estetika tetapi juga fungsionalitas.
“Setiap produk yang dihasilkan memiliki detail yang rumit dan khas, seperti Rukuh, Kukusan , Sair, Asepan yang mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas lokal yang ada di Walantaka Kota Serang,” paparnya.
Selain itu, warga juga berusaha untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam yang digunakan dengan cara bekerja sama dengan warga desa lain.
” UMKM yang ada di warga pagedangan telah mendapatkan sambutan positif dari masyarakat setempat dan mahasiswa yang berkunjung ke desanya,” imbuhnya.
Selain itu, UMKM ini juga telah membuka lapangan kerja bagi warga desa, memberikan pelatihan dan keterampilan baru kepada mereka
“Melalui perjuangan dan ketekunan warga setempat , kerajinan anyaman bambu tidak hanya menjadi sumber penghasilan tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya dan kebanggaan bagi masyarakat desa palumasan,” tandasnya.
Diakhir, Putri Adila mengutarakan semoga UMKM ini menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat dan keterampilan, seseorang dapat mengubah hidup mereka menjadi bisnis yang bermanfaat bagi banyak orang.























