50 anggota Gerakan Advokat dan Aktivis (GAAS) Kembali Mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk solidaritas kepada Elza Syarief.

Jakarta – Buntut laporan polisi (LP) dari DR.Elza Syarief SH MH terhadap “perempuan itu” yang melanggar hukum terhadap hukum saat acara sekira September 2019 masih berlangsung hingga detik ini.
Jumat (2/10/2020) pada jam 10.10 pagi, sekitar 50 orang Penasehat Hukum (PH) dan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Advokat dan Aktivis (GAAS) mendatangi kantor Polres Metro Jakarta Selatan.
Ketum GAAS Rudy Silfa SH mengatakan bahwa kekompakan seluruh anggota merupakan bukti rasa solidaritas. Kebetulan kali ini Elza Syarief adalah Ketua Dewan Pertimbangan di GAAS.
“Solidaritas ini bukan semata karena klien kami adalah Elza Syarief, tetapi berlaku untuk semua anggota GAAS. Prinsip kami, satu tercubit semua ikut merasakan.” Kata Rudy, Jum’at (2/10/2020) siang di kantor Polres Metro Jakarta Selatan.
Sekjen GAAS Suta Widhya SH heran, mengapa LP dari Elza terhadap perilaku “perempuan itu” tidak berjalan, sedangkan laporan NM atas respon ucapan Elza dari pertanyaan wartawan, “Memang ibu nggak tahu ada 2 LP yang mandeg di Polda?
“Saat itu Elza selesai buat laporan usai menerima perilaku Nikita Mirzani di acara sebuah TV swasta yang dipandu oleh Hotman Paris.”Pungkas Suta. (Guh)





















