StudioKctus
Berita  

Pejabat Demokrat diselidiki soal tudingan SBY terkait gelar Jokowi

Pejabat Demokrat ditanyakan selama berjam-jam oleh polisi tentang laporan dari 4 akun media sosial yang menyeret nama SBY tentang isu gelar Jokowi.

Jakarta, VIVAKepala Badan Hukum dan Keamanan Partai Demokrat (BHPP) Muhajir ditanyai tentang laporan tentang konten penipuan yang menyebar luas yang menyeret nama Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca juga:

Siklus baru kontroversi tentang Mens Rea, Pandji Pragiwaksono dikutip langsung oleh polisi

Muhajir ditanya sebagai wartawan terkait tuduhan yang menyeret nama Presiden Dewan Tinggi Partai Demokrat ke isu saat ini tentang diploma palsu Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Pengacara Muhajir, HM Rusdi, mengungkapkan bahwa kliennya menjalani pemeriksaan dari jam 10.30 sampai jam 17.30 WIB. Sementara itu, para peneliti telah menemukan informasi rinci tentang laporan yang diajukan.

Baca juga:

Tidak bercanda, Roy Suryo Cs memperkenalkan 3 guru dan menjadi saksi dalam kasus diploma Jokowi

“Ada 28 pertanyaan”, kata Rusdi.

Dia mengatakan bahwa tinjauan ini berfokus pada konten dan narasi yang disebarkan oleh empat akun media sosial. Cerita ini dilihat tidak hanya sebagai serangan pribadi terhadap SBY, tetapi juga sebagai upaya untuk menghubungkan Partai Demokrat dengan masalah diploma palsu Jokowi, terutama karena Roy Suryo, yang memiliki status tersangka, pernah menjadi seorang tokoh demokrat.

Baca juga:

Penghapusan status tersangka Eggi Sudjana-Damai Hari dalam kasus diploma Jokowi, polisi menolak pemilihan

Hingga saat ini, Tuan Roy Suryo dan teman-temannya telah mengatakan bahwa diploma Tuan Jokowi palsu dan kami terikat dengannya, yang kami tegaskan tidak ada hubungannya dengan itu, katanya.

Hal itu tidak berakhir di sana, Rusdi mengatakan bahwa partai mereka juga akan menunjuk dua saksi tambahan yang akan ditanyakan oleh para penyelidik.

Ada dua saksi dan jadwal kutipan belum ditentukan, katanya.

Muhajir sendiri menekankan bahwa Roy Suryo telah meninggalkan struktur Partai Demokrat sejak 2020. Oleh karena itu, setiap sikap, pernyataan atau langkah hukum yang diambil oleh Roy Surjo tidak dapat dikaitkan dengan partai atau SBY.

Jadi apa yang dilakukan Pak Suryo dan teman-temannya hanyalah perjuangan yang dia sendiri perjuangkan.

Muhajir mengatakan bahwa Partai Demokrat merasa perlu mengambil langkah hukum untuk memperbaiki tuduhan yang dianggap merusak kehormatan dan martabat SBY.

Halaman berikutnya

Namun ternyata ini dibawakan secara publik, menyerang kehormatan dan martabat Pak SBY dan Partai Demokrat dengan berita palsu yang tentu saja tidak baik di mata publik, katanya.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.