StudioKctus
Berita  

Ketua Umum GMAKS Minta Kadis DTRB Tangerang Blacklist Kontraktor Proyek Eks Gedung DPRD

Ketua Umum GMAKS Minta Kadis DTRB Tangerang Blacklist Kontraktor Proyek Eks Gedung DPRD
Ketua Umum GMAKS Minta Kadis DTRB Tangerang Blacklist Kontraktor Proyek Eks Gedung DPRD

Tangerang

siber.news | Ketua Umum LSM Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMKS), Saeful Bahri meminta kepada Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) agar segera memberikan tindakan tegas dan memanggil terhadap kontraktor nakal yang tidak mengutamakan ketentuan yang tertuang dalam kontrak kerja.

” Kami berharap Kadis DTRB Tangerang, Hendri Hermawan untuk segera memanggil dan memberikan tindakan tegas terhadap kontraktor nakal yang mengabaikan dan tidak mengikuti ketentuan dalam kontrak kerja,” tegas Saeful Bahri kepada media, Rabu (30/7).

Saeful menegaskan, proyek eks gedung DPRD Kabupaten Tangerang yang dikerjakan kontraktor siluman. Kata dia, Kadis DTRB Tangerang, mestinya melakukan pengawasan secara optimal, agar kualitas dan kuantitas yang tertuang dalam KAK (Kerangka Acuan Kerja) dilaksanakan secara maksimal oleh kontraktor tersebut.

Mendengar tidak ada ketransparan identitas kontraktor, Saeful menduga bahwa, kontraktor eks gedung DPRD Kabupaten Tangerang, sengaja menyembunyikan identitas agar tidak di ketahui publik. Tujuannya, kata dia agar menyulitkan pelaku kontrol sosial untuk mengetahui nilai pagu, volume kegiatan dan kontraktor dari perusahaan yang mengerjakan.

” Kuat dugaan bahwa kontraktor proyek eks gedung DPRD Tangerang sengaja sembunyikan identitasnya,” jelasnya.

Lanjut Saeful, para pekerja yang tengah bekerja tampak tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD), bahkan menurut wartawan siber.news saat di lokasi tidak ada Pelaksana maupun Konsultan pengawasan.

Baca Juga;

Selain Abaikan K3, Proyek Eks Gedung DPRD Kab. Tangerang Diduga Dikerjakan Kontraktor Siluman

” Aneh proyek eks gedung DPRD ini terletak di samping Pendopo Bupati Kabupaten Tangerang, di biarkan para pekerja mengerjakan proyek tanpa alat pelindung diri untuk kesehatan dan keselamatan saat kerja,” paparnya.

Jika betul, proyek ini tidak ada pengawasan. Maka kata Ketum GMAKS itu, dapat diduga bahwa proyek eks gedung DPRD dikerjakan asal – asalan lantaran kontraktor nakal, lebih leluasa sesuka hati saat mengerjakan proyek itu.

” Kami duga proyek eks gedung DPRD ini dikerjakan asal -asalan. Sebab, tidak diawasi secara optimal oleh DTRB Tangerang. Buktinya, Kita bisa lihat para pekerja tidak pakai APD, papan proyek tidak dipasang,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Tangerang, Hendri Hermawan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, belum memberikan tanggapan apapun kepada awak media, hingga berita ini dikirim ke redaksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.