Senin, 19 Januari 2026 10 jam WIB
Pemain badminton individu pria terbaik Indonesia gagal untuk memenangkan gelar setelah kalah dari Lin Chun-Yi dari Taipei Cina di pertandingan final yang berlangsung di Indoor Stadium Indira Gandhi, New Delhi, pada hari Minggu, 18 Januari 2026.
Baca juga:
Jonatan Christie harus puas dengan juara bertahan di India Open 2026
Dalam pertandingan ini, Jonathan Christie harus memberikan keunggulan Lin Chun-Yi dalam dua pertandingan berturut-turut dengan catatan 10-21 dan 18-21. Kekalahan ini menyebabkan Jojo, yang dijuluki Jonatan, berakhir kembali sebagai juara bertahan setelah membuat penampilan kompetitif di Malaysia Open sebelumnya.
Meskipun tidak berhasil menjadi juara, Jonatan Christie memulai keterlambatannya dengan mengucapkan terima kasih atas hasil yang dicapai dalam dua turnamen terakhir.
Baca juga:
Berita Utama dari Jonatan Christie x Lin Chun-yi sebelum final India Open 2026
“Pertama-tama, puji syukurlah kepada Allah, bersyukurlah karena hasil dari dua turnamen terakhir sangat baik, meskipun kami tidak berhasil memenangkan gelar”, kata Jonatan Christie dalam sebuah pernyataan yang dikutip PBSI.
Jonathan menekankan bahwa ia telah berusaha sebaik mungkin sejak awal turnamen sampai akhir. Menurutnya, jalan ke puncak tidak mudah, terutama untuk menjaga konsentrasi dan kondisinya fisik dan mental yang konsisten.
Baca juga:
Program final India Open 2026: Jonatan Christie menantang Lin Chun-Yi
Saya telah menunjukkan yang terbaik saya dalam semua proses, dari awal hingga hari ini di akhir. terutama sejak Malaysia Open, itu pasti tidak mudah, tetap fokus, menjaga keadaan mental Anda, menjaga tubuh fisik Anda dan semua hal lainnya, jadi itu adalah salah satu hal positif untuk mengambil, dia melanjutkan.
Selain itu, Jonatan Christie secara terbuka mengakui rintangan yang dia hadapi selama final India Open 2026. Dia mengatakan bahwa kondisi pertandingan berbeda dibandingkan dengan semifinal, terutama dalam hal faktor angin dan respon bola di lapangan.
“Ada beberapa hal di pertandingan yang berbeda dari kemarin. Kondisi angin sedikit berbeda, kadang-kadang sentuhan bola sedikit kurang stabil, berjalan sedikit”, kata Jonatan.
Namun, Jojo tidak mencari alasan, ia secara terbuka mengakui bahwa Lin Chun-Yi tampak sangat kuat dan mampu menerapkan banyak tekanan selama pertandingan.
Di sisi lain
Meskipun ada beberapa rintangan, Jonathan Christie mengakui bahwa Lin Chun-Yi tampil sangat baik. Ia juga merasa bahwa dia berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan, jadi ia bergegas bermain. Meskipun Jonathan mencoba yang terbaik, ia mengatakan bahwa hasil akhir masih harus diterima.





















