Hari Rabu, 21 Januari 2026 18h39 WIB
JakartaIndonesia akan kembali muncul di dunia internasional dengan berpartisipasi di Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026.
Baca juga:
Angkatan Udara Trump Satu berputar setelah terbang ke Davos, itu adalah pemicu
Kali ini Indonesia membawa pendekatan hangat melalui diplomasi kopi untuk menarik investor dan intervensi ekonomi global ke paviliun Indonesia.
Wakil Sekretaris Promosi Investasi Kementerian Investasi dan Downstreaming/BKPM, Nurul Ichwan, mengatakan bahwa paviliun Indonesia bukan hanya kantor perwakilan, tetapi jembatan budaya dan ekonomi.
Baca juga:
Macron mendesak Uni Eropa untuk mengaktifkan “basukan perdagangan” dalam menanggapi tarif AS
“Sebenarnya, kami memulai kemarin, kami membuka paviliun Indonesia. Kemarin masih merupakan pembukaan yang lembut dan program kami kemarin hanya untuk menampilkan kopi yang kami miliki, kemudian kerajinan yang kami bawa”, kata Nurul Ichwan kepada wartawan di Davos, Swiss, pada Rabu, 21 Januari 2026.
Di Indonesia, pada Selasa, 20 Januari 2026, banyak kegiatan seperti seminar di Paviliun Indonesia, mulai pagi hingga malam.
Baca juga:
Trump mempertanyakan masalah Greenland di hadapan para pemimpin Eropa di puncak Davos
Ada juga sejumlah kegiatan lain yang dilakukan oleh berbagai pihak, seperti bank dan Anagata Nusantara Power Investment Management (Danantara).
Dengan tema Horizont Infinite Indonesia, paviliun ini menawarkan ruang inklusif tidak hanya untuk menampilkan budaya tetapi juga sebagai ruang jaringan.
Jadi, siapa pun yang ingin bertanya tentang peluang investasi di Indonesia, tentang budaya Indonesia dan hal-hal lain, bisa terhubung di sini, terhubung di sana, katanya.
Nurul Ichwan mengatakan bahwa melalui paviliun Indonesia di Davos, pemerintah ingin menunjukkan kepada investor yang hadir di FEM bahwa Indonesia memiliki potensi tak terbatas, serta tema besar yang dipromosikan di pavilion.
“Kami hanya ingin memberi tahu terutama kepada calon investor dan pengunjung lainnya tentang Indonesia, yang memiliki potensi yang tak terbatas.
Selain menjadi ruang santai untuk mengetahui dan berbagi pengetahuan tentang potensi investasi di Indonesia, paviliun juga merupakan segmen yang serius dalam menyelenggarakan seminar selama acara WEF, yang akan berlangsung dari 19 hingga 23 Januari 2026.
Di sisi lain
Total, kami melakukan sekitar 10 kegiatan seminar dalam tiga hari terakhir, kata Nurul Ichwan.























