Jumat, 16 Januari 2026 – 19.18 WIB DPR RI menegaskan keprihatinannya atas campur tangan negara-negara asing dalam urusan internal Iran. Menurut anggota komisi I DPR, intervensi semacam itu berpotensi memicu ketidakstabilan regional, memperburuk konflik internal, serta melemahkan prinsip non-intervensi yang telah disepakati secara internasional.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengingatkan bahwa campur tangan asing di Iran bisa memicu ketidakstabilan regional dan merugikan kepentingan rakyat Indonesia.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan bahwa Indonesia menghormati kedaulatan Iran dan tidak akan ikut campur dalam urusan dalam negeri negara tersebut.
Dave menegaskan bahwa campur tangan negara luar yang memicu terjadinya aksi unjuk rasa di Iran patut disorot.
Menurut Dave, campur tangan asing dalam urusan dalam negeri suatu negara bisa memperburuk situasi yang sudah tegang.
Menurutnya, Indonesia terus meneguhkan pendirian politik luar negeri bebas-aktif dalam menyikapi konflik yang terjadi di Iran.
Ia menegaskan pentingnya tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
Dave pun berharap pemerintah Indonesia tetap mengawasi perkembangan terakhir di Iran dengan cermat.
Anggota DPR dari Fraksi Golkar itu menegaskan bahwa pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri, harus benar-benar memastikan keselamatan Warga Negara Indonesia yang berada di Iran saat ini, mengingat situasi di sana sedang ricuh karena aksi protes besar-besaran.
“Keamanan warga negara Indonesia di mana pun mereka berada tetap jadi perhatian utama,” tegasnya.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menilai campur tangan negara-negara asing dalam situasi di Iran justru memperburuk keadaan yang sudah rumit.

Anggota DPR RI menyuarakan keprihatinan terhadap campur tangan negara-negara asing dalam urusan internal Iran, menilai tindakan tersebut berpotensi memicu ketidakstabilan regional dan merugikan rakyat Iran.





















