Senin, 19 Januari 2026 08h06 WIB
Jakarta DKI Jakarta Regional Disaster Management Agency (BPBD) mengkonfirmasi bahwa banjir di beberapa wilayah ibukota telah berkurang pada pagi hari Senin.
Baca juga:
Pasangan pengantin di Jakarta Barat sedang berusaha keras menghadapi banjir untuk mengadakan pesta pernikahan mereka
Kami menyadari bahwa pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 07:00 WIB, semua banjir di DKI Jakarta telah berkurang, kata Kepala Pusat Data dan Informasi Bencana Provinsi DKI Jakarta BPBD, Mohamad Yohan, di Jakarta, pada Senin.
Menurutnya, banjir yang membanjiri 48 RT dan 29 jalan raya pada sore hari Minggu, 18 Januari 2026, telah kembali untuk selamanya.
Baca juga:
38 perjalanan dibatalkan oleh KAI karena banjir, berikut adalah prosedur untuk mengembalikan biaya tiket
Yohan menjelaskan bahwa banjir di Jakarta sendiri terjadi sebagai akibat hujan deras yang melanda daerah DKI Jakarta dan sekitarnya pada hari Minggu, 18 Januari 2026, menyebabkan banjir.
Ia menambahkan bahwa manajemen banjir dilakukan bersama-sama oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersangkutan, seperti BPBD, Layanan SDA, Layanan Gulkarmat, Layanan Jalan Raya, Layanan Lingkungan, Satpol PP dan Subdistrict PPSU, yang memobilisasi personalnya.
Baca juga:
Banjir mendadak di Gorontalo yang disebabkan oleh kegiatan penambangan emas yang tidak berlisensi
Selain itu, peralatan pendukung seperti pompa portabel juga tersedia untuk menghisap sumur dan memastikan pipa air berfungsi dengan baik.
Peran elemen komunitas seperti RT/RW, FKDM dan tokoh-tokoh komunitas lainnya juga terlibat dalam upaya ini, katanya. (Anting)
KAI Records membayar balik Tiket Banjir Pekalongan sebesar Rp 3,5 miliar
KAI mencatat bahwa jumlah pengembalian tiket kereta api karena gangguan operasi yang disebabkan oleh banjir di Pekalongan, Area Operasi (Daop) 4 Semarang mencapai IDR 3,5 miliar.

VIVA.co.id
19 Januari 2026





















