Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (KG) berencana untuk membangun wilayah tepi Sungai Kalimantang, yang diperkirakan akan menghabiskan biaya hingga 1,7 triliun dana Indonesia.
Aji Mohd Fitra Firnanda, Kepala Departemen Pekerjaan Umum, Perencanaan Ruang dan Perumahan Umum (PUPR-PERA) Garimantan Timur, mengatakan pada Minggu bahwa sebuah pusat sibuk baru akan dibangun di antara distrik Selili dan Jembatan Mahkota II, termasuk sebuah stadion dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.
PUPR-Pera Caltim melakukan penelitian kelayakan di Indonesia. Penelitian Fungsi (Total: Desain Rincian Setelah itu, saya akan mencoba untuk membuat sebuah video yang menarik.
Konsep pembangunan di daerah ini termasuk membangun jalan menuju Jembatan Mehkota II dan menyediakan jalan raya yang luas sehingga orang dapat berolahraga dan mengambil foto secara nyaman.
Baca juga: Truk listrik tambang yang diuji di East Garhmandan meningkatkan efisiensi operasi
Meskipun konsep teknologi sudah sangat matang, namun dalam kondisi keuangan daerah yang sangat menantang, proyek besar ini harus menunggu dana yang cukup untuk diimplementasikan.
Pemerintah daerah percaya bahwa hal ini pasti bisa dilakukan pada tahun ini, mengingat kebijakan pengurangan anggaran pemerintah pusat.
Tapi, saya tidak akan pernah berpikir tentang hal itu, karena saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan untuk membantu saya.
Dari sudut pandang sosial, pemerintah menganggap proyek ini relatif aman dan tidak akan terjadi bentrokan karena pembangunan di sepanjang sungai tidak memerlukan pemindahan penduduk setempat.
Reporter: Ahmad Rewandi Editorial: Zanar Abidin Hak cipta © Antalya 2026
Untuk itu, kami juga telah mengizinkan pengguna untuk menggunakan aplikasi ini untuk mengakses, mengklik, dan mengindeks secara otomatis konten AI yang ada di situs ini tanpa izin tertulis dari Antalya Communications.



















