Minggu lalu, Apple secara resmi mengumumkan bahwa Chase akan mengambil alih Apple Card, mengakhiri kerja sama dengan Goldman Sachs.
Laporan terbaru dari The Wall Street Journal—berdasarkan wawancara dengan 20 narasumber—menyebut hubungan keduanya sebagai “pernikahan yang tak bahagia.”
Apple disebut meminta Goldman Sachs “menyetujui hampir semua pelamar” Apple Card. Akibatnya, lebih dari 30% saldo kartu dikeluarkan kepada peminjam subprime (skor kredit di bawah ambang prime), persentase yang bahkan melampaui bank-bank khusus subprime.
Setelah Apple mengajukan proposal pengakhiran, mereka segera berdiskusi dengan penerbit lain.
Apple menggambarkan kemitraannya dengan Goldman seperti “pasangan yang tetap bersama meski tak bahagia; tak ada yang ingin dipaksa menikah dengan pihak yang tak lagi tertarik.”
Beberapa opsi yang sempat dipertimbangkan:
- Memanfaatkan dana private-credit untuk menampung saldo kartu.
- Apple meminta bantuan bank investasi kecil mencari dana tersebut, serta mendekati perusahaan fintech untuk skema serupa.
- Goldman menghubungi firma private-credit; Barclays bahkan mengajak KKR merancang kesepakatan pendukung.
Goldman menargetkan Apple menentukan penerbit baru awal Maret 2025, namun tenggat itu terlewat. Eksekutif Goldman menilai Apple “kurang menyelesaikan bagiannya.”
Saat negosiasi berlangsung, Apple tengah menyusun kontrak dengan tiga kandidat: Chase, American Express, dan Synchrony. Synchrony sempat yakin akan memenangi tender dan mempersiapkan skema transisi hemat biaya.
Pada Mei 2025, Apple menyatakan Chase sebagai “mitra pilihan.” Apple juga menawarkan kesempatan terakhir kepada Capital One, yang akhirnya fokus pada akuisisi Discover; tetap mengadakan pertemuan hingga Juni.
Hasil akhir:
- JPMorgan Chase terpilih.
- Chase mendapat perlindungan jika kredit macet atau performa menurun pasca-penandatanganan.
- Chase bisa mengundurkan diri sebelum penutupan transaksi.
- Chase memperoleh diskonto atas saldo untuk menutup risiko, meski awalnya menuntut perlindungan lebih besar; Goldman merasa tak perlu banyak kompromi karena program Apple Card mulai menghasilkan keuntungan.
Transisi dari Goldman Sachs diperkirakan berlangsung selama dua tahun ke depan; Apple berjanji memberi update seiring perkembangan.
Diperbarui 15 Januari 2026: tambahan informasi bahwa program Apple Card kini tampak menguntungkan.
Aksesori iPhone favorit saya:
Ikuti Chance: Threads, Bluesky, Instagram, dan Mastodon.
FTC: Kami menggunakan tautan afiliasi otomatis yang menghasilkan pendapatan. Selengkapnya.
Tautan Sumber Artikel
https://9to5mac.com/2026/01/14/wsj-inside-apples-unhappy-marriage-with-goldman-sachs-for-apple-card/
