New Delhi, 19 Januari: Setelah penggabungan bernilai miliaran dolar antara Viacom18 milik Reliance Industries dan Disney Star, laporan menyebutkan bahwa layanan streaming baru, JioHotstar, kemungkinan akan menaikkan harga langganan secara signifikan dalam beberapa bulan ke depan. Analis industri dan sumber internal mengatakan bahwa platform ini berupaya menyatukan penawaran konten premium—termasuk acara olahraga bergengsi seperti turnamen IPL dan ICC—dalam struktur tarif yang baru.
Jika diterapkan, ini akan menjadi penyesuaian harga besar pertama sejak kedua raksasa media tersebut secara resmi menggabungkan operasinya, sekaligus berpotensi mengakhiri era harga super murah yang menjadi ciri khas pasar streaming India dalam tiga tahun terakhir.
Harga langganan JioHotstar kemungkinan naik mulai 28 Januari
Harga langganan Jio Hotstar akan naik mulai 28 Januari. Paket premium tahunan tertinggi akan berubah dari INR 1.499 menjadi INR 2.199, naik Rs 700.
– LetsCinema (@letscinema) 19 Januari 2026
Langganan Tahunan JioHotstar Premium Dibanderol INR 2.199
Kenaikan Harga Langganan JioHotstar
Langganan premium tahunan akan dibanderol Rp2.199 mulai 28 Januari.
Sebuah paket bulanan baru untuk ponsel seharga Rp79 ribu telah diperkenalkan.
Mufaddal Vohra (@mufaddal_vohra) 19 Januari 2026
Beralih ke harga premium
Menurut informasi terbaru dari industri, kenaikan harga yang diajukan merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan Rata-rata Pendapatan per Pengguna (ARPU). Meskipun JioCinema dan Disney+ Hotstar sebelumnya menawarkan konten yang tumpang tindih dengan harga berbeda, entitas hasil penggabungan kini merancang sistem berjenjang yang berpotensi menaikkan tarif paket “Premium” dan “Kelarga” antara 15 sampai 25 persen. Dilaporkan, langganan Premium tahunan akan dibanderol INR 2.199 mulai 28 Januari, sekaligus diperkenalkan paket bulanan baru khusus ponsel dengan harga INR yang lebih terjangkau.
Laporan menyebut paket dasar “hanya ponsel” kemungkinan naik sedikit, sedangkan paket 4K Ultra-HD yang bebas iklan dan bisa dipakai di berbagai perangkat bakal menanggung kenaikan paling besar. Kebijakan ini diberlakukan saat layanan berupaan menutup biaya besar untuk lisensi olahraga global dan serial orisinal bertaraf mahal.
Penggabungan perpustakaan konten
Kenaikan harga yang mungkin terjadi dikaitkan dengan jumlah konten yang sangat besar kini berada di bawah naungan yang sama. Perubahan berikut diperkirakan akan dialami oleh pelanggan dalam siklang langganan baru.
Centro Esportivo Unifikasi: akses eksklusif ke IPL, kriket domestik India, Premier League, dan Wimbledon dalam satu platform.
Hollywood dan karya lokal: perpaduan konten HBO dan Warner Bros. Discovery—melalui JioCinema—dengan perpustakaan lengkap Disney serta Marvel Cinematic Universe.
Menghapus paket yang tumpang tindih: Langganan JioCinema dan Hotstar yang kini terpisah diperkirakan akan digabung menjadi satu langganan “JioHotstar”.
Konteks Pasar dan Persaingan
Kenaikan yang dilaporkan mencerminkan tren global di mana layanan streaming, termasuk Netflix dan Amazon Prime Video, menaikkan harga demi mencapai profitabilitas. Di India, JioHotstar kini menguasai sekitar 40 persen pangsa pasar streaming, sehingga memiliki kekuatan besar untuk menyesuaikan harga tanpa khawatir pengguna berbondong-bondong hengkang.
Namun, para ahli menilai bahwa platform ini perlu menyeimbangkan target pendapatan dengan sensitivitas harga konsumen India. Tekanan persaingan dari Sony-Zee serta pemain lokal seperti SunNXT tetap menjadi faktor, terutama di pasar di luar kota-kota besar.
‘Bigg Boss Marathi Season 6’: Daftar peserta serta jadwal tayang perdana—semua yang perlu Anda ketahui tentang reality show Riteish Deshmukh di JioHotstar!
Dampak bagi pelanggan lama
Bagi pengguna saat ini, perubahan diperkirakan berlangsung secara bertahap. Laporan menyebutkan bahwa pelanggan dengan paket tahunan jangka panjang dapat tetap menikmati harga lama hingga tanggal perpanjangan berikutnya. Perusahaan belum mengumumkan tanggal pasti penerapan tarif baru, namun banyak pihak menduga pengumuman akan disesuaikan dengan persiapan musim IPL 2026, yang biasanya menjadi momen puncak penjualan langganan baru dan perpanjangan.
Penilaian: 3
Klasifikasi 3 – Meyakinkan; Diperlukan investigasi lanjutan. Dalam skala kepercayaan 0–5, artikel ini dinilai 3 oleh Ultimately. Isinya tampak masuk akal, namun masih perlu verifikasi tambahan. Sumbernya berasal dari liputan media atau jurnalis terverifikasi (akun X resmi Mufaddal Vohra), tapi belum ada konfirmasi resmi. Pembaca disarankan memandang informasi ini cukup kredibel sekaligus menantikan pembaruan atau pengesahan selanjutnya.
Berita di atas pertama kali tayang di LatestLY pada 19 Januari 2026 pukul 20.47 IST.
