Oscar De La Hoya tampaknya belum keluar dari masalah hukum dengan petinju andalannya. Sebelumnya, Canelo Alvarez sempat menggugat Golden Boy Promotions untuk memutus kontrak promosi pada 2020. Kini Vergil Ortiz Jr. menapaki rute serupa—bahkan mempercayakan penasihat hukum yang sama, Gregory M. Smith, yang dulu menangani gugatan Canelo terhadap perusahaan milik De La Hoya.
Kamis lalu, tim hukum Vergil Ortiz Jr. mendaftarkan gugatan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat, Nevada, dengan tuntutan utama: putus kontrak dengan Golden Boy Promotions milik Oscar De La Hoya. Kemitraan mereka bermula 2016 dan baru saja diperpanjang tiga tahun pada Mei 2024, tapi hubungan keduanya kini dipandang tak lagi sehat, sehingga Ortiz memilih jalan hukum.
Vergil Ortiz Jr. memilih menaiki ring di kelas super welter sebelum menantang bintang Oscar De La Hoya. Langkah itu persis ditempuh Canelo Alvarez—naik kelas, tundukkan lawan, lalu baru tancap gas ke duel besar.
Dalam gugatannya, tim hukum Vergil Ortiz Jr. menyebut tiga alasan utama minta pisah dari Golden Boy: pernyataan yang menyesatkan, kontrak dilanggar, dan campur tangan yang membuatnya kehilangan kesempatan besar. Soal intinya, Ortiz ingin segera dapat duel kelas dunia lawan Jaron “Boots” Ennis—duel yang menurutnya selalu tertunda.
Rick Mirigian, manajer Vergil Ortiz Jr., tak segan menyoroti Oscar De La Hoya di depan umum. Target kritiknya: cara De La Hoya menangani tawaran duel lawan Jaron Ennis. Konon, ketegangan ini sampai ke titik di mana De La Hoya mengancam akan melaporkan Mirigian secara hukum karena diduga membujuk promotor lain untuk bekerja sama dengan Ortiz. Di tuntutannya, Ortiz pun menyorot hubungan De La Hoya yang disebut sudah memburuk dengan promotor pesaing maupun dengan Turki Alalshikh.
Pihak Vergil Ortiz Jr. menilai bahwa konflik internal Golden Boy Promotions menjadi penghalang serius untuk mewujudkan duelnya dengan Jaron Ennis. Eddie Hearn selaku promotor Ennis memang sempat mengatakan bahwa DAZN dan Golden Boy sudah sepakat secara lisan untuk mempertemukan keduanya, namun kerja sama Golden Boy–DAZN secara resmi berakhir 31 Desember lalu. Gugatan terbaru menyebut, dengan berakhirnya kesepakatan itu Ortiz berhak memutus kontrak promosinya dan mencari jalur baru.
20 April 2023, Las Vegas—Oscar De La Hoya, legenda sekaligus promotor tinju, turut hadir dalam konferensi pers terakhir sebelum duel Gervonta Davis vs Ryan Garcia di T-Mobile Arena, Las Vegas, yang disiarkan Showtime Pay-Per-View.
Golden Boy mengaku sedang merundingkan kontrak konten anyar dengan DAZN untuk musim 2026–2027. Mereka yakin kesepakatan itu bisa mempertahankan Vergil Ortiz Jr. hingga kontrak tiga tahunnya habis. Tetapi DAZN sudah menyatakan tegas: mereka tak akan menerima lawan selain Jaron Ennis. Sejak gugatan dilayangkan, pihak-pihak lain pun mulai angkat bicara.
Vergil Ortiz Jr. memilih jalur yang ditempuh Canelo Alvarez: naik kelas demi mengejar petarung lebih bergengsi. Langkah itu langsung menyeret Oscar De La Hoya ke arena perdebatan, karena bintang Golden Boy Promotions itu punya kewajiban untuk menyediakan lawan yang mampu menguji kemampuan anak asuhnya.
De La Hoya Jawab Gugatan Vergil Ortiz Jr
Jumat kemarin, Oscar De La Hoya angkat bicara soal gugatan yang dilayangkan Vergil Ortiz Jr. Lewat Instagram, pendiri Golden Boy Promotions itu menegaskan, “Siapa pun yang berani mengacaukan kontrak kami dengan Vergil Ortiz, kami akan tindak secara agresif. Ia bukan petinju bebas, dan kami akan membuktikannya di pengadilan.” De La Hoya juga menuding manajer Ortiz, Rick Mirigian, ikut campur dalam negosiasi serta menyebarkan narasi salah soal status kontrak sang petinju.
Oscar De La Hoya tak habis pikir dengan tuntutan hukum yang dilayangkan Vergil Ortiz Jr. Menurutnya, baru dua bulan lalu sang petinju masih menyatakan bahagia berkarier di bawah naungan Golden Boy Promotions dalam wawancara dengan Ring Magazine. “Vergil yang sama bilang sangat senang di Golden Boy, lalu apa yang berubah?” tanya De La Hoya. Ia menegaskan bahwa timnya sudah berupaya maksimal menaikkan nilai pasar Ortiz, di antaranya dengan menawarkan pembagian keuntungan yang menguntungkan petarung. De La Hoya pun menilai gugatan ini lebih berbau strategi taktis ketimbang soal finansial.
“Sayangnya, di Amerika siapa pun bisa asal menggugat tanpa landasan atau bukti—sekadar cari sensasi,” imbuh De La Hoya.
Vergil Ortiz Jr. memilih jalur yang sama dengan Saul “Canelo” Alvarez: ia secara terbuka menantang bos sekaligus legenda Oscar De La Hoya untuk naik ring. Langkah nekat itu seketiga jadi sorotan, sebab De La Hoya—yang kini aktif sebagai promoter—belum menutup pintu untuk kembali bertarung meski usianya sudah 50 tahun.
Oscar De La Hoya tampaknya kembali menemui masalah. Belum lama ini, ia juga sempat bersitegang dengan Ryan Garcia. Jadi, persoalannya ada di Oscar atau justru di petarungnya?
Vergil Ortiz Jr. kini mengambil jalur yang sama dengan Canelo Alvarez: ia menggugat sosok utama di Golden Boy Promotions, Oscar De La Hoya.
