StudioKctus
Sports  

Topuria siap tunggu pemenang Gaethje vs Pimblett di musim semi

Topuria siap tunggu pemenang Gaethje vs Pimblett di musim semi
Featured image untuk artikel: Topuria siap tunggu pemenang Gaethje vs Pimblett di musim semi

Ilia Topuria tampaknya tak akan lama menghilang dari radar.

November lalu Topuria mengumumkan hiatus dari MMA demi menyelesaikan urusan pribadi. UFC langsung menyiapkan pertarungan sementara antara Justin Gaethje dan Paddy Pimblett di UFC 324 pekan depan untuk mengisi kekosongan sabuk kelas ringan. Kini sang juara, yang akrab disapa El Matador, memastikan dirinya akan kembungkuskan sabuk lagi menjelang akhir tahun.

Ilia Topuria tak keberatan menunggu. Petarung asal Spanyol itu menyatakan siap menantikan pemenang duel Justin Gaethje versus Paddy Pimblett di musim semi, sebelum memutuskan langkah berikutnya di divisi kelas ringan UFC.

Topuria mengunggah di media sosial Jumat lalu: ia ingin meraih Knockout of the Year 2026. Pernyataan itu mengejutkan karena saat ini ia belum memiliki jadwal bertanding. Tapi “El Matador” langsung meralat: rencananya kembali musim semi nanti dan akan mempertahankan sabuk juara melawan pemenang laga sementara kelas ringan, yakni Justin Gaethje vs Paddy Pimblett.

“Saya siap turun lagi antara April dan Juni,” ujar Topuria singkat di kolom komentar. “Lawan saya tentu sang pemenang duel Paddy versus Justin.”

Kalau jadwalnya benar-benar berjalan seperti itu, otomatis ia bakal masuk ke Gedung Putih UFC yang bakal ditutup Juni nanti. Topuria memang sudah bilang ingin tampil di event tersebut, jadi kembali pada waktu itu jadi langkah logis. Tujuannya tetap satu: menghadapi juara welter Islam Makhachev, lawan yang sudah ia incar lebih dari setahun. Ia sendiri yakin punya peluang bagus kalau pertarungan itu akhirnya terealisasi.

“Bahkan di alam mimipun hal itu takkan terjadi,” ujar Topuria menanggapi isu bahwa Makhachev akan menyerahkan gelar kepadanya. “Dia payah, bahkan saat bermimpi pun.”

Ilia Topuria tak keberatan menunggu. Petarung asal Spanyol itu memilih sabar hingga musim semi tiba, saat Justin Gaethje dan Paddy Pimblett bertarung untuk menentukan siapa yang berhak menjadi tantangan berikutnya bagi sabuk bulunya.

Sementara itu, Arman Tsarukyan—petinju peringkat teratas kelas ringan—seolah jadi “korban lupa” dalam keseluruhan skenario. Ia punya alasan paling kuat untuk menantang sabuk juara, tapi hingga kini belum juga diganjar kesempatan itu. Kompetitor asuhan Khasyrt, Topuria, merangkum nasib Tsarukyan dengan satu kata saja.

Topuria tak keberatan menunggu: ia akan menantikan pemenang duel Justin Gaethje versus Paddy Pimblett yang rencananya digelar musim semi nanti, baru kemudian menentukan langkah selanjutnya di divisi kelas ringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.