Michael Carrick tak menutup pintu untuk terus menangani Manchester United secara permanen hingga musim depan.
Michael Carrick resmi ditunjuk sebagai pelatih sementara Manchester United pada Selasa kemarin. Ia akan menangani tim untuk 17 laga Premier League tersisa musim ini.
Pria 44 tahun ini, yang pernah menjabat sebagai pelatih sementara pada 2021, akan kembali menangani tim untuk pertandingu terakhirnya melawan Manchester City di Old Trafford, Sabtu nanti.
Michael Carrick menyatakan abai terhadap kritik yang dilontarkan beberapa mantan pemain Manchester United. Ia justru fokus pada kesempatan melatih MU dalam jangka panjang setelah ditunjuk sebagai pelatih sementara. Laurens mengulas akhir pekan ini sebagai momen “penebusan” bagi Madrid, sementara itu menjadi debut kepelatihan Carrick. Sementara Lisandro Martínez mengungkapkan keinginannya untuk pensiun usai mengalami robekan ligamen anterior (ACL).
Carrick mengaku belum pernah membahas soal menjabat permanen dengan petinggi klub, tapi ia tak menutup kemungkinan untuk terus melatih MU dalam jangka panjang.
“Kami sadar betul posisi saat ini, alasan saya menangani tim ini, juga tugas yang harus saya laksanakan,” ujar Carrick di konferensi pers, Jumat. “Kesadaran itu tak mengubah cara kami bekerja setiap hari, termasuk fokus dan pengambilan keputusan soal strategi jangka panjang tim.”
“Saya tidak ingin hanya menjalani pekan demi pekan, laga demi laga, lalu selesai begitu saja. Kami ingin menyusun rencana agar klub bisa terus berkembang, bukan cuma berhenti di musim ini.”
“Yang bisa saya atur hanyalah apa yang kami berikan kepada para pemain dan suasana yang kami ciptakan di sekitar tim. Itu yang jadi fokus utama kami, selebihnya kita lihat saja nanti.”
MU secara resmi menyatakan bahwa Carrick akan menangani tim hingga musim ini berakhir.
Yang menarik, klub langsung menempatkan Carrick sebagai pelatih kepala, bukan hanya pelatih sementara atau pengasuh tim.
Dulu, pada 2018, Ole Gunnar Solskjaer dulu cuma ditugaskan sebagai pelatih sementara, begitu pula Ralf Rangnick yang menangani MU untuk jangka pendek pada 2021.
“Saya menikmati pekerjaan ini dan merasa sangat dihormati bisa menjalankannya,” ujar Carrick. “Saya tidak memikirkan durasi atau lamanya kontrak; fokus saya hanya melakukan yang terbaik saat ini.”
“Saya di sini untuk memberikan yang terbaik. Semoga pengalaman saya bisa bantu tim mengetahui apa yang dibutuhkan dan arah yang ingin dicapai; saya akan berusaha menyumbang sesuai kemampuan saya.”
Selain tiga laga sebagai caretaker MU empat tahun lalu, pengalaman kepelatihan Carrick hanya dua setengah musim di kursi kepelatihan Middlesbrough.
Sejak dipecat dari tim Championship pada Juni 2025, dia belum menangani klub mana pun.
“Saya nyaman dengan posisi sekarang dan tahu persis tuntutannya,” ujar Carrick. “Setelah bertahun-tahun mendampingi Jose dan Ole, mengambil alih tim terasa sebagai kelanjutan yang logis.”
Saya memahami pertanyaan itu, memang begitu adanya—orang akan terus bertanya sampai tujuan tercapai.
“Saya merasa sudah pulang ke rumah sendiri, kondisi siap, dan tidak sabar untuk segera memulai pekerjaan.”