siber.news, Lebak — Ketua DPD Perkumpulan Anti Narkotika Indonesia (PERANK INDONESIA) Kabupaten Lebak, Rd. Didi Suharyadi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Satresnarkoba Polres Lebak Polda Banten atas keberhasilan mereka dalam mengungkap jaringan sindikat bandar narkoba yang beroperasi di wilayah utara dan selatan Kabupaten Lebak.
“Keberhasilan ini bukan hanya soal penangkapan, tapi soal menyelamatkan masa depan generasi muda dari kehancuran,” tegas Rd. Didi dalam pernyataannya.
Pengungkapan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam program Asta Cita, yang menempatkan pemberantasan narkoba sebagai prioritas utama dalam 100 hari kerja pemerintahan.
Rd. Didi menambahkan bahwa langkah Satresnarkoba Polres Lebak patut menjadi contoh nasional.
“Tidak ada toleransi terhadap narkoba. Ini adalah musuh utama bangsa dan agama,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, Satresnarkoba berhasil mengamankan sejumlah pelaku dari jaringan sindikat serta barang bukti dalam jumlah besar yang berpotensi merusak generasi muda.
Atas keberhasilan ini, beberapa anggota Satresnarkoba menerima penghargaan langsung dari Kapolres Lebak.
Polda Banten juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam gerakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat kepolisian, RT/RW, atau kepala desa setempat.
“Perang terhadap narkoba harus total, tanpa pandang bulu. Ini adalah bagian dari visi besar menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Rd. Didi.
