Menekar Yasirli, Menteri Tenaga Manusia Jakarta, menekankan pentingnya kejujuran dan profesionalisme karyawan dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
Menteri Manusia mengatakan bahwa selain memulai dengan kejujuran dan profesionalisme, kita harus fokus pada masalah-masalah di lapangan dan mengubahnya menjadi pekerjaan yang bermakna, melampaui tanggung jawab formal dan rasa bersatu.
Di Jakarta, pada Senin, Aisairli mengatakan bahwa nilai-nilai ini adalah dasar dari layanan publik yang profesional, adil dan berdampak pada masyarakat.
Selain itu, Menteri Tenaga Manusia juga menekankan konsep “pembunuhan”. Pekerjaan yang Bermakna: Lebih Dari Tanggung Jawab Di sini, kita akan melihat bagaimana cara kerja yang dilakukan setiap hari, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat, bukan lingkungan.
Baca juga: Menteri Tenaga Manusia mempersiapkan BLK menjadi klinik produktivitas – perusahaan pengembang
Dia percaya bahwa dengan melampaui tugas formal, para pejabat dapat berdampak nyata pada masyarakat.
Saat orang merasa terganggu, maka makna muncul. Dalam jangka panjang, itu memberikan energi, komitmen, dan memperkuat organisasi, kata Chaussie.
Selain itu, Menteri Tenaga Manusia Xi Jinping Satu tim, satu kapal Untuk itu, kita harus melihat organisasi sebagai keseluruhan yang tidak dapat berhasil secara lokal. Rasa Krisis Seperti halnya
Dia mengatakan bahwa pihaknya harus memprioritaskan kerjasama daripada persaingan.
Berita: Araniidhya Noor Zafira Editorial: Zanar Abidin Hak cipta © Antalya 2026
Untuk itu, kami juga telah mengizinkan pengguna untuk menggunakan aplikasi ini untuk mengakses, mengklik, dan mengindeks secara otomatis konten AI yang ada di situs ini tanpa izin tertulis dari Antalya Communications.
