Presiden Grup Kerja Perumahan Jakarta (Hakida) Hashim Jojohadikusumo menekankan bahwa PKP adalah salah satu menteri yang paling strategis di Indonesia.
Hashim mengatakan pada hari Senin di Jakarta bahwa “Pihak Keadilan adalah duta besar yang berat”. Itulah sebabnya saya menekankan bahwa tidak ada korupsi.
Dia mengatakan bahwa menyediakan tempat tinggal yang layak bagi rakyat adalah ekspresi dari Prinsip Panchayati Panchayata V, yaitu keadilan sosial dan mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat.
Selain itu, industri real estat juga berpotensi berkontribusi 1-2% pada target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.
Pada tahun 2026, Kementerian PKP diharapkan akan fokus pada tindakan nyata, sehingga masyarakat langsung merasakan manfaat dari perumahan yang baik dan bermartabat.
PKP memulai tahap ini Pembersihan lahan Untuk itu, warga di daerah Mikalta, Kabupaten Karanganyar, membangun apartemen pendukung.
Proyek ini merupakan solusi untuk wilayah yang terbatas untuk digunakan sebagai tempat tinggal di daerah industri yang semakin banyak penduduknya.
Di wilayah tersebut, ada tiga lahan seluas 30 hektar, yang pertama seluas 10 hektar, dan akan dibangun 18 menara 32 lantai.
Di sini, masing-masing akan memiliki 2.300 unit, dan pada tahap awal akan memiliki 47.000 unit, dengan tujuan untuk menyediakan 141.000 unit dana bersama.
Proyek pembangunan rumah yang didanai akan dimulai pada tahap empat Pembersihan lahan Setelah pembakaran pada 8 Maret 2026, pembangunan dimulai pada 17 Agustus 2026, dan transfer kunci selesai pada 8 Agustus 2028.
Apartemen yang dibiayai ini dianggap sebagai lokasi geografis yang unggul, dengan fasilitas daerah yang baik dan pangsa pasar yang lebih tinggi karena jaraknya dekat dengan daerah industri.
Dalam hal harga, pemerintah pusat dan lokal akan membahas solusi terbaik untuk memastikan harga yang terjangkau dan tidak menimbulkan beban bagi masyarakat.
Baca juga: Hashim: Perumahan sosial adalah harapan baru bagi generasi Z untuk mendapatkan perumahan di kota
Baca juga: Hashim menekankan bahwa proyek perumahan sosial akan mendorong ekonomi negara
Baca juga: Pemerintah menggunakan lahan negara bagian dan BUMN untuk membangun rumah
Berita: Subhanallah Aji Sasra JC Edisi: Kellic DiVanto Hak cipta © Antalya 2026
Untuk itu, kami juga telah mengizinkan pengguna untuk menggunakan aplikasi ini untuk mengakses, mengklik, dan mengindeks secara otomatis konten AI yang ada di situs ini tanpa izin tertulis dari Antalya Communications.























