Timboel Siregar, seorang pengawas tenaga kerja di Jakarta (Antara) dan koordinator BPJS Watch, menilai bahwa menciptakan perusahaan berkapasitas besar (BUMN) seperti tekstil dapat mendorong pembukaan peluang pekerjaan yang lebih luas.
Saya mendorong dan mendukung pemerintah untuk lebih cepat menerapkan BUMN yang padat tenaga kerja, sehingga menciptakan peluang kerja bagi industri padat pekerja seperti tekstil dan pembuatan sepatu, kata Timballah dalam sebuah wawancara di Jakarta Senin.
Selain itu, data dari BPS menunjukkan bahwa lebih dari 50% tenaga kerja Indonesia adalah lulusan sekolah menengah dan menengah.
Timbaland menilai bahwa pemerintah saat ini memilih metode untuk menciptakan peluang pekerjaan yang lebih fokus pada industri yang padat tenaga kerja daripada industri yang biasanya membutuhkan modal padat pekerja dengan keterampilan tertentu.
Baca juga: DPR: Industri yang padat tenaga kerja harus menyerap pekerja lokal
Saya ingin mengatakan bahwa saya tidak akan pernah melihat apa yang terjadi di Indonesia, tetapi saya ingin melihat bagaimana mereka bisa bekerja di Indonesia dan bagaimana mereka dapat bekerja di luar negeri. Keterampilan Tapi, saya tidak bisa mengatakan bahwa saya tidak akan bisa melakukannya, karena saya tidak tahu apa yang harus dilakukan oleh saya.
Karena itu, pemerintah telah berkomitmen untuk merekrut pekerja untuk bergabung dengan pasar tenaga kerja, yang sebagian besar adalah lulusan sekolah menengah dan bawah, dan akan terus berkembang. Keterampilan “Saya tidak tahu apa yang terjadi di sini.
Timbaland menambahkan bahwa menciptakan peluang pekerjaan di bidang yang terkait dengan tenaga kerja, ditambah dengan peningkatan keterampilan tenaga kerja diharapkan memberikan kontribusi yang lebih besar dan berkelanjutan bagi perusahaan, serta ekonomi lokal dan nasional.
Dia mengatakan bahwa pemerintah harus campur tangan, dan dia mengatakan bahwa meskipun industri ini adalah modal dan teknologi yang intensif, kita juga telah mengembangkan sumber daya manusia atau sumber daya.
Berita: Araniidhya Noor Zafira Editorial: Zanar Abidin Hak cipta © Antalya 2026
Untuk itu, kami juga telah mengizinkan pengguna untuk menggunakan aplikasi ini untuk mengakses, mengklik, dan mengindeks secara otomatis konten AI yang ada di situs ini tanpa izin tertulis dari Antalya Communications.
