Java jazz hapus rindu BNI Java Jazz On The Move (JJOTM) 2022 berlangsung sebagai pre-event yang sukses dan efektif, berhasil menghadirkan riuh sorak gembira masyarakat sejak awal. Antusiasme itu menjadi pengantar meriah sebelum puncaknya di Jakarta International BNI Java Jazz Festival pada 27–29 Mei 2022. Pembahasan ini menyoroti java jazz hapus rindu.
Rangkaian penutup JJOTM 2022 pada 30 April 2022 semakin memanas ketika duo Endah N Rhesa—yang identik dengan sentuhan jazz, folk, dan blues—naik ke panggung. Suasana makin akrab tatkala Adhitya Sofyan, sang “musisi kamar” yang terkenal lewat rekaman-rekaman indie di kamar tidurnya, bergabung memperkuat performa. Kehadiran mereka berdua memastikan JJOTM 2022 sebagai pesta akhir pekan yang tak sabar dinanti para pecinta musi Indonesia.
“Semoga situasi pandemi Covid-19 terus membaik sehingga BNI bisa terus mendukung BNI Java Jazz Festival serta festival-festival musik lainnya,” harap Adithya saat dikonfirmasi di Jakarta.
Mereka naik ke panggung tepat pukul 19.30 WIB. Adhitya Sofyan menyambut penonton dengan suara serak-serak basah, lalu menyuguhkan tujuh lagu yang sudah jadi teman setia di kala hujan maupun senja: After The Rain, 8 Tahun, Forget Jakarta, Gaze, Adelaide Sky, Blue Sky Collapse, dan Sesuatu di Jogja. Setiap bait dinyanyikan dengan mata tertutup, seolah ingin menyeret pendengarnya masuk ke dalam setiap cerita yang ditinggalkan. Malam itu—penutup JJOTM—berlangsung di Coffee Walk Lippo Mall Puri Indah, tempat kursi-kursi outdoor dipenuhi tas dan jaket milik mereka yang tak ingin ketinggalan detik terakhir.
Dia senang bisa berpartisipasi dan menjadi bagian dari JJOTM 2022. Perasaan serupa juga disampaikan oleh Endah N Rhesa. Ia mengapresiasi langkah BNI yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, sekaligus ikut membangun optimisme masyarakat terhadap proses pemulihan dari wabah COVID-19.
“Yang jelas kami sangat senang,” ucapnya. “Festival terakhir kami sebelum pandemi adalah Java Jazz, dan begitu situasi mulai mereda, pertunjukan pertama kami kembali juga di Java Jazz. Jadi ia seperti menutup babak lama sekaligus membuka lembaran baru—sebuah simbol bahwa musik tak pernah berhenti, hanya tertunda.”
Tidak mau kalah dengan Adhitya, Endah N Rhesa langsung menepis kerinduan para pendengar setianya dengan membuka penampilan mereka menggunakan lagu pertama, Blue Day. Tatkala nada-nada yang penuh warna itu mengalun, trio asal Bandung ini seolah menyihir ribuan penonton yang memadati area festival; suara Endah yang lembut bergelut harmonis dengan picking gitar Rhesa yang khas, sementara drum dan bass menambah denyut semangat. Dalam hitungan detik suasana JJOTM melonjak: tangan-tangan terangkat, ikut berbisik lirik tentang hari yang biru, dan sorot lampu stage berkelap-kelip seperti menandai bahwa malam itu memang milik mereka—momen sempurna yang membuktikan bahwa musik mereka tak sekadar berkumandang, tapi juga memeluk hati.
Rangkaian JJOTM 2022 membuktikan bahwa BNI mampu membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran festival musik setelah sempat vakum di tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi Corona. Melalui kegiatan ini, BNI tidak hanya menegaskan komitmennya pada dunia hiburan, tetapi juga menunjukkan bahwa optimisme Indonesia tetap menyala. Ke depan, BNI terus menumbuhkan harapan agar prospek bangsa semakin cerah, baik untuk hari ini maupun masa yang akan datang. Salah satu wujudnya tercermin dari kesuksesan pre-event BNI Java Jazz Festival, yakni BNI Java Jazz On The Move (JJOTM) 2022, yang menjadi bukti nyata bahwa semangat dan kreativitas negeri ini tak pernah padam.
Informasi promo BNI untuk pembelian tiket BNI Java Jazz Festival kini tersedia secara lengkap di laman https://m.bnizona.com/events/view/7031. Kunjungi segera agar tak ketinggalan penawaran spesialnya.
