Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa ia akan menyensor anggaran untuk program makanan gratis MBG minggu depan.
Pada pertemuan di Jakarta pada hari Selasa, Pulba mengatakan bahwa anggaran MBG tahun ini masih dialokasikan sebesar 335 triliun dana Indonesia, namun ia akan mengevaluasi rencana anggaran untuk memastikan bahwa dana tersebut diambil secara optimal.
Saya akan melihat minggu depanPerjalananMereka memperkirakan, kita akan melihat siapa yang lebih lanjut.Berkali-kali menghitung”Saya tidak bisa menghindarinya”, kata Pimpal.
Dia memberikan contoh dari anggaran MBG 2025, yang menyiapkan dana untuk membeli kendaraan bermotor berkerudung untuk mendukung implementasi proyek tersebut.
Dia menambahkan, “Saya akan melihat apakah itu masih ada”, tambahnya.
Setelah melihat prestasi tahun lalu, Purbaya memperkirakan bahwa anggaran MBG tahun ini tidak akan sepenuhnya diserap, diperkirakan sekitar sekitar 20 miliar indonesia.
“Saya pikir saya akan melihat lebih lanjut, tapi kita hanya akan melihat di mana tidak efisien”, kata dia. “Tapi ini adalah proyek yang bagus, dan kami akan mendukungnya dan membuatnya bekerja sebaik mungkin”, katanya.
Menurut perhitungan awal Kementerian Keuangan, pada 31 Desember 2025, MBG berencana untuk menyerap anggaran sebesar 515 miliar USD, setara dengan 72,5% dari batas APBN 71 miliar USD pada 2025.
Pemerintah Indonesia telah mengusulkan bahwa dana bantuan yang diberikan secara langsung kepada masyarakat Indonesia sebesar 43.3 triliun dolar Indonesia.
Secara numerik, jumlah penerima manfaat dari MBG mencapai 56.13 juta orang, dan targetnya adalah 82.9 juta orang di 38 provinsi.
Pemerintah telah mengeluarkan anggaran sebesar 335 miliar USD untuk tahun fiskal 2026 untuk melanjutkan pelaksanaan MBG.
Biaya yang ditugaskan melalui Kementerian/Liputan (K/L), khususnya BNI, hanya mencapai 268 miliar dana Indonesia.
Pada pertemuan kerja sama dengan IX DPR RI pada bulan September 2025, Dadan Hindayana, kepala BGN menjelaskan bahwa 95,4% dari anggaran (sekitar 2.555 juta indonesia) ditempatkan untuk program kontrak nutrisi nasional, dan 46,6% (sek sekitar 12.4 miliar indonesia)) digunakan untuk program dukungan manajemen.
Berita: Immatullah SilfiyahEdisi: Virna P SetyoriniHak cipta © Antalya 2026
Untuk itu, kami juga telah mengizinkan pengguna untuk menggunakan situs web ini untuk mencari, mengekrar, atau mengindeks konten buatan tanpa izin tertulis dari Antalya Communications.
