Jakarta (ANTARA) Asisten Senior Komunitas Penasihat (OCC) Ariel Sharon menyarankan kepada bisnis untuk memperkuat sistem Coretax yang diterapkan oleh Departemen Keuangan (DJP) berdasarkan Direktorat Pajak (DJP).
Di Indonesia, perbedaan antara laporan pajak dan data yang dimiliki pemerintah semakin mudah ditemukan. Untuk bisnis, ini adalah sinyal penting untuk memperkuat sistem peraturan, kata Sha Alir dalam sebuah pernyataan tertulis di Jakarta pada Senin.
Dia mengatakan bahwa pada era Coretax, surat-surat yang meminta penjelasan data dan/atau informasi (SP2DK) tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga merupakan bagian dari pengawasan sistem.
Karena itu, SP2DK perlu dianggap sebagai risiko bisnis yang dikelola secara strategis.
Ariel mengatakan bahwa persiapan untuk mengatasi SP2DK sangat tergantung pada koordinasi antara laporan keuangan dan laporan pajak, termasuk SPT (Periode Periode Pendapatan Nilai Tambahan), SPT PPh (Période Periodik) dan SPT tahunan.
Setelah itu, dia menambahkan bahwa kesepakatan antara kedua pihak dapat meningkatkan risiko perubahan aliran uang dan rencana bisnis, yang dia menambahkan.
Dia mendorong para pembayar pajak untuk mengajukan permohonan Perhitungan keuangan Saya tidak tahu. Perhitungan pajak Hal ini sangat penting. Peraturan pajak Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa transaksi dalam laporan keuangan dan catatan transaksi sesuai dengan laporan pajak.
Dia mengatakan bahwa metode ini dapat memberikan keserasian data dan membantu memperjelas saat pengawasan terjadi.
Selain itu, pelaksanaan Coretax, yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111 tahun 2025, juga membawa perubahan fundamental dalam fungsi pengawasan keuangan, menjadi penegakan awal atau penegak hukum. Aplikasi Awal Aku tidak tahu.
Meskipun undang-undang menetapkan waktu maksimal 21 hari untuk menanggapi SP2DK, untuk perusahaan yang belum mengumpulkan data sejarah, jangka waktu ini dianggap relatif singkat, terutama jika klarifikasi melibatkan transaksi beberapa tahun yang lalu.
Dalam praktiknya, dia mengatakan bahwa perlu dilakukan laporan keuangan, verifikasi rutin antara SPT dan SPT tahunan, termasuk perbandingan bulanan, untuk memetakan kewajiban pajak dengan lebih baik.
Selain aspek teknis, dia juga menekankan pentingnya komunikasi yang efektif antara petugas pajak dan perwakilan pelanggan (AR) KPP. Dia mengatakan bahwa perlu penjelasan tentang proses bisnis dan proses transaksi untuk mengurangi kemungkinan kesalahan saat memantau SP2DK.
Pembaca: Pada bulan Februari, SPT mencapai 11,500.000 orang.
Baca juga: Menteri Keuangan Pulbaia Siap Meningkatkan Bandwidth Coretax
Baca juga: DJP Jatim II melalui Renjani memperkuat layanan dan pendidikan Coretax
Berita: Immatullah Silfiyah Edisi: Kellic Dhanto Hak cipta © Antalya 2026
Untuk itu, kami juga telah mengizinkan pengguna untuk menggunakan situs web ini untuk mencari, mengekrar, atau mengindeks konten buatan tanpa izin tertulis dari Antalya Communications.