Jakarta (ANTARA) BPK Indonesia dan Sekretaris Negara Swiss Federal untuk Ekonomi (SECO) bekerja sama untuk memperkuat tanggung jawab sektor publik.
Dalam sebuah pernyataan resmi pada Senin di Jakarta, Ketua BPK Isma Yatun mengatakan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemerintahan di sektor publik, memperkuat lembaga akuntansi, dan mendorong tanggung jawab dan integritas dalam manajemen keuangan negara selama lima tahun ke depan.
Kegiatan ini mencakup pengembangan kemampuan BpK yang berfokus pada manajemen strategis dan memperkuatnya, serta pertukaran pengetahuan di bidang akuntansi sektor publik antara Indonesia dan Swiss melalui keterlibatan masyarakat dalam memperkuat pertanggungjawaban sektor publik.
Kegiatan ini juga mencakup bidang lain yang telah disepakati bersama berdasarkan kebutuhan dan prioritas kedua belah pihak. Badan Eksekutif Related: Inisiatif Pembangunan Internasional (IDI) dan Hubungan dengan mitra anggaran internasional Aku tidak tahu apa yang terjadi.
Baca juga: BPK berperan strategis dalam mendukung pembangunan negara
Isma mengucapkan terima kasih kepada SECO atas dukungan mereka dalam memperkuat peran BPK.
Dia berharap kerjasama ini akan meningkatkan kemampuan institusional dan sumber daya manusia BPK, meningkatkan peran BPK dalam ekosistem tanggung jawab keuangan nasional dan internasional, termasuk mendukung Indonesia bergabung dengan Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), dan mendorong transformasi ekonomi, sosial dan pemerintahan.
Setelah itu, saya akan menuliskan beberapa artikel tentang apa yang terjadi di Indonesia. Memorandum “Semoga bisa membantu Perbedaan antara BPK juga telah mendukung upaya BPK untuk meningkatkan kerjasama internasional untuk mendukung reformasi pemerintahan di sektor publik.
Upacara penandatanganan dilakukan oleh Presiden BPK dan Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor Timur dan ASEAN, Olivier Zehnder.
Berita: M Baqir Idrus Alatas Editorial: Zanar Abidin Hak cipta © Antalya 2026
Untuk itu, kami juga telah mengizinkan pengguna untuk menggunakan situs web ini untuk mencari, mengekrar, atau mengindeks konten buatan tanpa izin tertulis dari Antalya Communications.
