Hari Senin, 2 Februari 2026 pukul 13:06 WIB
Saya ingin Anda bisa mendapatkannya. Kekerasan terhadap kepala pasukan Cremonese, dan tim nasional Indonesia, Emil Odro, yang melemparkan bom lampu ke pintu gerbang, telah menimbulkan reaksi yang kuat di Indonesia.
Baca juga:
Milan semakin kuat, mengalahkan Cremonese 2-0 dan naik ke puncak klasemen.
Dalam pertandingan Liga Italia melawan Inter Milan, O’Donnell menjadi korban tindakan tidak bertanggung jawab dari para penggemar nasional, yang melemparkan bola lampu ke stadion.
Pada saat itu, O’Donnell telah melakukan aksi untuk mengakhiri pertandingan dengan timnya, namun dia masih ingin melanjutkan pertandingan dengan profesional.
Baca juga:
Miliano Jonassen, 9th Heavenly Division menghancurkan kemenangan Arx
Namun, protes terbesar sebenarnya berasal dari netizen Indonesia yang langsung masuk ke kolom komentar resmi Instagram @inter dari International Milan untuk mendukung Emil Audero, yang saat ini membela tim nasional Indonesia.
Baca juga:
John Hardman menerima kabar baik dari mantan pemain timnas Indonesia, Ole Romeny
Beberapa komentar keras, ironis, dan bahkan teriakan serangan besar-besaran terhadap ayam telah mengguyur jalan ke tingkat nasional.
Penggemar Ndeso bergabung dengan @liga1match Sumber Daya Manusia yang Kurang Saya tidak tahu apa yang terjadi di sini. Pusat pertemuan Previous articlePengunjung di Indonesia Jangan sampai pemain Indonesia tertekan!!! Setelah itu, para penggemar klub ini melemparkan tembakan ke kaki Indonesia, dan mereka tidak menghormati Milan internasional. “Sudah ada”.
Beberapa blogger mengejek standar ganda sepakbola:
“Sudah ada”. Para penggemar Indonesia sering dikritik ketika mereka membuang sesuatu di lapangan, tetapi jika mereka tidak berada di lapangan mereka dianggap aneh. “Sudah ada”.
Di Indonesia, beberapa penggemar musik Indonesia juga meningkatkan suara dengan nada yang lebih menekan.
Saya adalah Milan Internasional, tapi @emil_audero adalah penjaga gerbang negara asal Indonesia kami. @inter, tolonglah untuk membesarkan pendukung Ultras.
Dalam sebuah pernyataan, seorang atlet Indonesia yang berstatus merah putih, yang juga merupakan pemain tim nasional, mengatakan bahwa dirinya tidak hanya pemain klub asing, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional.
Hal ini menunjukkan bahwa tindakan pendukung yang tidak baik tidak hanya akan membahayakan keamanan pemain tetapi juga akan berdampak besar pada reaksi lintas batas di era media sosial.
Di Indonesia, gerbang nasional Emile Odro terkena benturan dan para penggemar Milan langsung berpatung
Penjaga gawang Cremones, Emil Audero, seorang penjaga gawai profesional yang terkenal dan anggota tim nasional Indonesia, menjadi korban setelah tembakau (tembakau / tembakau).
VIVA.co.id
Pada tanggal 2 Februari 2026,
