siber.news — Di tengah upaya nasional meningkatkan kualitas gizi masyarakat, Yayasan Hamim Center melalui Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, tampil sebagai garda terdepan.
Tak hanya menyajikan makanan bergizi lewat Program MBG, mereka juga menunjukkan kepedulian serius terhadap kesehatan lingkungan.
Juhedi, penanggung jawab lapangan SPPG Hamim Center, menegaskan bahwa pelayanan gizi yang mereka berikan bukan sekadar soal nutrisi, tapi juga soal keberlanjutan.
“Alhamdulillah, kami berkomitmen penuh menjalankan Program MBG sesuai standar pemerintah. Selain pemenuhan gizi, kami juga menjaga kebersihan lingkungan dengan menyediakan IPAL yang memadai,” ujarnya, Minggu (14/9).
Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) menjadi bukti nyata bahwa kesehatan masyarakat tak bisa dilepaskan dari kualitas lingkungan. Menurut Juhedi, IPAL yang sesuai standar bukanlah pilihan, melainkan keharusan.
“Makanan bergizi memang penting, tapi tanpa lingkungan yang sehat, manfaatnya bisa tergerus. IPAL adalah fondasi yang tak bisa ditawar,” tambahnya.
Juhedi juga mengajak seluruh pengelola SPPG di Indonesia yang menjadi mitra pemerintah dalam Program MBG untuk ikut menjaga lingkungan.
“Mari kita jaga kesehatan lingkungan bersama. IPAL yang sesuai standar bukan hanya mendukung program ini, tapi juga menjamin keberlanjutan dan dampak jangka panjang bagi masyarakat,” tutupnya.
Dengan pendekatan holistik—menggabungkan pemenuhan gizi dan pelestarian lingkungan—SPPG Hamim Center Cibadak menunjukkan bahwa pelayanan publik bisa sekaligus menjadi gerakan peduli bumi. (Uki)
