Menurut keterangan resmi yang diterbitkan Senin, pemerintah Uttar Pradesh mulai menyusun rencana aksi untuk menempatkan negara bagian ini sebagai pelopor teknologi hidrogen ramah lingkungan, dengan menitikberatkan pada riset, inovasi, dan start-up.
Sebagai bagian dari strategi itu, negara akan mendirikan dua pusat keunggulan untuk mengembangkan teknologi lokal dan ekonomi hidrogen hijau, sekaligus memberikan dukungan keuangan kepada start-up di sektor tersebut selama lima tahun, demikian bunyi keterangan resmi.
Pemerintah berencana menurunkan biaya hidrogen bersih dan menjadikan Universitas Porto sebagai pusat penting teknologi energi hijau di negara itu. Kedua Pusat Keunggulan itu akan memusatkan perhatian pada teknologi produksi, penyimpanan, transportasi, dan pemanfaatan hidrogen hijau, dengan penekanan pada pengurangan biaya.
Kedua pusat tersebut akan didirikan melalui lembaga akademik ternama dan akan menjalankan penelitian industri untuk memenuhi kebutuhan industri. Pemerintah Negara Bagian akan memberikan bantuan keuangan hingga ₹50 crore secara penuh untuk masing-masing pusat guna pembangunan infrastruktur penelitian berkualitas tinggi, termasuk laboratorium canggih dan fasilitas pengujian, demikian keterangan resmi.
Dia menyatakan bahwa India menargetkan emisi nol pada tahun 2070, sehingga Uttar Pradesh berencana memainkan peran penting dalam mencapai tujuan nasional tersebut. Di bawah kepemimpinan Menteri Utama Yogi Adityanath, negara bagian ini tengah bergerak cepat menuju menjadi pusat produksi dan teknologi hidrogen ramah lingkungan, tambahnya.
Pernyataan resmi menyebutkan bahwa pabrik hidrogen hijau pertama di negara bagian tersebut telah diresmikan di Gorakhpur. Kehadirannya diperkirakan akan mengurangi emisi karbon sekitar 500 ton. Berbagai proyek hidrogen hijau lainnya juga tengah berjalan di seluruh wilayah negara bagian.
Menurut kebijakan tersebut, startup hidrogen hijau akan menerima bantuan keuangan hingga 25 lakh rupee per tahun selama lima tahun, dengan syarat mereka inkubasi di lembaga pendidikan yang diakui. Langkah ini diharapkan mendorong kewirausahaan berbasis riset, menciptakan lapangan kerja hijau, dan memperkuat peran Uttar Pradesh dalam Misi Nasional Hidrogen Hijau.
Artikel ini dihasilkan dari umpan berita otomatis agensi tanpa perubahan isi teks.
