Donald Trump menepis anggapan bahwa Ozempic adalah obat pelangsung super. Ia bercerita, salah satu temannya justru gemuk setelah menelan pil penurun berat badan yang tengah viral itu.
Pada hari Jumat, Presiden AS menggelar pertemuan di Capitol Hill untuk membahas mahalnya biaya kesehatan dan obat-obatan. Di tengah pembahasan “Rencana Layanan Kesehatan Hebat”-nya, ia tiba-tiba menceritakan temannya yang “sangat pintar, super kaya, dan berpengaruh besar—tapi juga sangat gemuk.”
Dia bercerita bahwa pria itu sering ke London untuk urusan bisnis. Saat bertemu baru-baru ini, sang pria mengeluh bahwa harga Ozempic di New York City mencapai 1.300 dolar, tapi di luar negeri cuma 87 dolar.
Sumber: TMZ.com
Obatnya sama, pabrikannya juga sama, tapi harganya beda jauh—cerita singkat yang Trump manfaatkan untuk menegaskan niatnya menekan harga obat.
Trump tak mau terang-terangan menyebut Ozempic. Di depan orang banyak ia bercerita bahwa baru-baru ini ia menyampaikan pada sang teman: “Aku nggak tahu kamu minum Ozempic, tapi kok kelihatannya kamu malah lebih gemuk sekarang?” Ia sengaja mengatakan obat itu “tidak manjur” agar pesan tersiratnya sampai.
Presiden Trump kerap menyuarakan rencananya menekan harga obat GLP-1 yang kini mencapai lebih dari 1.000 dolar per bulan, agar turun ke kisaran 250–400 dolar. Langkah ini dinilai bakal meringankan pengeluaran selebriti seperti Oprah, Rebel Wilson, Chrissy Teigen, Meghan Trainor, dan sejumlah bintang lain yang terbuka soal penggunaan obat pelangsing tersebut.
Dengan kata lain, sang mantan presiden menyatakan bahwa ia berniat membuat kantong rakyat Amerika “setebal” tubuh temannya yang tak disebut namanya itu.
