Cuplikan minggu depan dari *The Young and the Restless* memperlihatkan Jack Abbott (Peter Bergman) benar-benar kehilangan kesabaran. Ia mengamuk pada adiknya, Billy Abbott (Jason Thompson), yang dianggap telah mengkhianati keluarga. Jack marah besar karena Billy justru bersekutu dengan orang-orang yang menjadi ancaman serius bagi masa depan mereka.
Ceritanya berputar di sekitar Jack dan Billy. Nick Newman, diperankan Joshua Morrow, tengah mengambil langkah nekat; sementara itu, Walking cane Ashby (Billy Flynn) dan Phyllis Summers (Michelle Stafford) berisiko menelan pil pahit saat rencana mereka merenggut kendali Newman terancam gagal. Berikut ramalan terbaru untuk episode Y&R pekan 19 Januari.
Langkah Berisiko Nick Lindungi Matt di Y&RT
Sebelum kita masuk ke intrik keluarga Abbott, ada satu momen mencengangkan yang harus dulu disorot. Akhir pekan ini, Jack tak menyangka melihat Nick menyusuri jalan menuju pintu rumahnya, bertumpu pada tongkat. Nick datang dengan misi: ia ingin melindungi keluarganya—keluarga Newman. Kehadiran Nick yang masih lemah setelah dirawat di rumah sakit membuat Jack terpana, dan Kyle Abbott yang kebetulan berada di tempat sama pun ikut tercengang.
Nick baru saja menjalani operasi besar akibat kecelakaan mobil yang ditimbulkan oleh Matt Clark (Roger Howarth). Meski belum diizinkan pulang, ia nekat keluar dari rumah sakit dengan satu tujuan: meyakinkan Jack menyerahkan Matt padanya. Nick tak bisa tenang sebelum yakin Matt terkurung dan tak lagi bisa menyakiti keluarganya—Noah Newman (Lucas Adams), Sienna Bacall (Tamara Braun), Sharon Newman (Sharon Case), atau siapa pun.
Jack menjelaskan pada Nick bahwa ia sedang bernegosiasi dengan Victor Newman—yang diperankan Eric Braeden—soal pertukaran: Matt ditukar dengan program AI. Ia menjamin Matt disimpan di tempat yang sangat aman, namun Nick tak puas dan tetap menuntut agar Matt langsung diserahkan. Jack menegaskan, selama Victor belia memberikan AI untuk dihancurkan, Matt tak akan mereka lepas; itulah satu-satunya kartu tekanan mereka.
Jack dan Kyle Terima Ancaman Maut di Y&R
Nick bilang ke Jack, “Kau belum tahu seberapa berbahayanya Matt.” Ia menegaskan bahwa Jabot saat ini bukan prioritas Victor; urusan AI di Newman sedang panas. Yang bikin Nick cemas, kalau-kalau Matt kehilangan kendali dan menyerang keluarga Newman. Harrison Locke—cucu Jack, putra Kyle—juga bisa jadi korban selanjutnya.
Jack dan Kyle terperangah. “Victor bisa menyelesaikan masalah ini, tapi dia menutup telinga,” geram Jack. Kyle khawatir pada Nick yang tampak kasar dan ingin segera membawanya ke rumah sakit; obat penghilang rasa sakit masih mengalir di tubuhnya. Tiba-tiba Nick menawarkan Jack kesepakatan serupa yang sebelumnya dia ajukan kepada Victor.
Nick menjanjikan perlindungan penuh bagi Jabot sekaligus menepis ancaman Victor, asal Jack mau menyerahkan Matt kepadanya. Jack yang sejak awal tak terlalu berniat membela Matt akhirnya menerima tawaran itu, dan Kyle pun menyetujui keputusan sang ayah.
Noah Temukan Matt Terikat, Muda dan Gelisah
Nick mampir ke rumah Sharon hanya untuk mengambil tali dan handuk. Begitu Noah keluar, ia terkejut melihat Matt tergeletak tak sadar di bagasi mobil—terikat mulut dan tersumbat. Ia langsung menuntut penjelasan. Nick mengaku sengaja tidak mau menyerahkan Matt ke polisi; ia khawatir pria itu bisa lolos dari jerat hukum, entah dengan kabur atau mencari celah bebas dari dakwaan.
Noah terus mendesak Nick untuk menjelaskan rencananya terhadap Matt, dan konfrontasi itu akan berlanjut pekan depan. Dalam cuplikan terbaru, Noah mempertanyakan ayahnya secara langsung karena khawatir. Tanpa disadari keduanya, Sienna—istri Matt—bersembunyi dan menyimak pembicaraan mereka, khususnya saat Noah menanyakan apakah Nick berniat membunuh Matt.
Minggu depan, Nick menyampaikan pada Noah bahwa Matt wajib lenyap selamanya. Ia menegaskan tak ada yang bisa membujuknya untuk urung melakukannya. Namun, menurutnya, menyingkirkan Matt tak akan semudah dan secepat yang dibayangkan; Matt diyakini akan kembali meneror keluarga Newman—dan barangkali juga keluarga Abbott—selama periode penyisiran Februari, yakni 29 Januari hingga 25 Februari.
Saya bakal kaget kalau tiba-tiba mereka sudah menyingkirkan tokoh jahat besarnya sebelum operasi pencarian benar-benar dimulai. Apalagi, melihat Nick sendiri sedang cedera, bergantung pada tongkat, terlihat menelan pil-pil penahan nyeri, emosinya mudah meledak, dan fisiknya jelas tak fit—rasanya mustahil dia bisa bertarung. Matt, kalau mau, cukup satu serangan untuk menjatuhkan Nick lalu melenggang pergi.

Pertikaian Rektor Billy dan Sally di Y&R
Di akhir pekan ini, Billy terlibat pembicaraan panas dengan Sally Spectra. Sally curiga Billy masih menyimpan banyak rahasia, dan benar saja, Billy akhirnya mengaku telah bertemu Walking Stick serta menawarkan posisi Kanselir kepadanya. Rencananya, kalau Phyllis dan Walking Stick berhasil menguasai Perusahaan Newman, Billy bisa merebut kembali kendali atas perusahaannya.
Billy memang masih naik pitam karena ibunya, Jill Abbott, menjual Chancellor kepada Victor; hubungan mereka masih memanas. Sally pun ikut geram karena dia dan Billy baru saja meluncurkan Abbottcom. Ia mulai bertanya-tanya untuk apa ia masih membutuhkan Chancellor; Billy berjanji macam-macam, tapi semua tinggal omong kosong. Sally kini merasa bodoh—baru saja ia percaya padahal Billy diam-diam sedang merancang sesuatu di belakangnya.
Jack Amuk, Serang Aliansi Billy-Phyllis
Sally curiga Billy tidak jujur. Billy membantah, katanya dia belum memberi jawaban pada Walking Stick. Sally paham kalau Walking Stick ingin balas dendam pada Victor, tapi bingung kenapa ia menawarkan posisi Kanselir ke Billy. Ia juga takut kalau Billy menerima tawaran itu, Victor malah mengejar Billy lagi.
Billy memberi tahu Sally bahwa Victor tidak akan berhenti mengejarnya, jadi sebaiknya dia menerima tawaran menjadi Kanselir—hal yang sebenarnya juga diinginkannya. Menjelang akhir minggu, Sally akhirnya mengungkapkan kepada Billy: jika ia menyetujui Cane dan menerima posisi Kanselir, ia tidak akan merasa bahagia. Tanda-tandanya, Sally mulai mempertimbangkan untuk melepaskan diri dari situasi ini.
Jack Balik Serang Billy
Billy tidak hanya berisiko kehilangan Sally, tapi juga sang kakak laki-laki. Spoiler Muda dan Gelisah memastikan, ia bakal bersitegang dengan Jack—kemungkinan besar soal Kanselir dan urusan tebu. Dalam adegan itu Billy akan menegaskan tak pernah mengambil keuntungan dari siapa pun, tapi Jack membalas, “Tentu saja terlihat seperti itu.”
Billy tampaknya bocorkan ke Jack soal pinangan yang baru diterimanya dari Walking Stick. Sayangnya, Jack justru sehaluan dengan Sally: ia sama sekali tak senang. Di matanya, Billy sudah berkompromi dengan pihak yang kehadiran AI-nya selama ini hanya menyengsarakan. Jack juga tak percaya janji Walking Cane dan Phyllis bahwa mereka akan mematikan AI Tanaman begitu saja setelah rampok habis Perusahaan Newman.
Artinya, Billy kini berpihak pada kelompok yang berencana menyerang Jack dan klan Abbott lainnya. Jack tak tinggal diam; ia langsung bersiap menghadapi ancaman itu. Sementara itu, cuplikan Y&R pekan depan menampilkan Walking cane yang memberi tahu Phyllis: Newman Enterprises beserta semua anak perusahaannya sebenarnya sudah berada di tangan mereka; tinggal melepas ‘plester’ dan kendali penuh akan jatuh ke pangkuan mereka.
Victoria Lawan Rebutan Newman di Kaum Muda
Victoria Newman tiba-tiba muncul di “kereta tebu” dan menegaskan, “Di atas mayatku saja.” Ucapan itu menandakan ia tak akan menyerah begitu saja. Ia kabarnya berencana mendekati Walking Stick dan Phyllis—entah untuk menawarkan kompromi, berunding, atau membujuk mereka agar menghentikan serangan. Sementara itu, upaya Victor dan Nick nyatanya sudah kandas.
Saya tak tahu apa yang bisa Victoria tawarkan untuk menghentikan mereka. Ia mungkin mencoba menawar, mengancam, atau bilang kepada Walking cane bahwa Lily Winters (Christel Khalil) takkan pernah memaafkannya. Tapi menurutku, Walking cane sudah tahu Lily takkan memaafkannya. Jadi, kita nantikan saja apakah Victoria sanggup mengubah rencana Walking cane dan Phyllis. Jangan lupa tonton cuplikan video lengkap kami untuk minggu 19–23 Januari.









