Mike Posner memang sempat mengganti lirik “I took a pill in Ibiza” menjadi “I went to a show in Ibiza” saat versi akustiknya masuk radio-radio pop di Amerika. Menurut TMZ, perubahan itu murni keputusan produser agar lagu tetap ramah udara—alias tidak menyinggung soal obat-obatan—dan bisa diputar tanpa sensor.
Mike Posner memang sengaja mengubah lirik hit-nya yang paling ikonik, langkah yang jelas berseberangan dengan kebiasaan masa kini yang kerap mempertahankan kenangan manis di media sosial. Ia sendiri mengaku kini memandang masa lalunya dengan sudut pandang berbeda, jauh dari cara pandang kebanyakan orang saat ini.
Mike Posner, sang pengisi suara lagu “I Took a Pill in Ibiza”, mampir ke “TMZ Live” pada hari Jumat. Di sana kami menyambangi alasannya merombak lirik hits tersebut, kebetulan tepat saat warganet tengah bernostalgia manis dengan kenangan tahun 2016 di media sosial.
Lagu milik Mike Posner melejit pada 2016, namun ia sendiri tak terlalu nyaman setiap kali harus menyanyi bagian “I took a pill in Ibiza” karena lirik itu menyinggung soal narkoba.
Mike memang sudah punya segalanya: uang, ketenaran, bahkan nominasi Grammy. Tapi menurutnya sendiri, semua pencapaian itu tak pernah benar-benar membuatnya merasa hidup saat itu.
Mike Posner sengaja mengganti lirik “I took a pill in Ibiza” saat menyanyikan versi akustik karena ingin menekankan pesan reflektif lagu itu: kesendirian dan kehampaan di balik pesta gemerlap. Ia merasa judul asli yang menyebut pil terlalu “menjual” unsur narkotik, padahal inti ceritanya adalah betapa kosongnya kehidupan sang musisi setelah meraih ketenaran.
Lirik barunya berbunyi: “Saya kembali ke Ibiza, check-in hotel di tepi pantai. Kini saya 12 tahun lebih tua dan sudah 10 tahun sadar, tapi Avicii tak lagi di sini.”
Mike mengaku paham kenapa banyak orang merindukan 2016, tapi baginya yang terpenting adalah apa yang bisa ia capai dan bagaimana dirinya bisa menjadi lebih baik dalam sepuluh tahun ke depan.
Mike Posner bercerita bahwa sejak lagu itu rilis, ia menemukan Tuhan, keyakinan, pendamping hidup, dan juga jati dirinya sendiri—semua itu tak lepas dari bimbingan Tony Robbins.
Mike ingin menegaskan bahwa ia tak sedang pamer kebahagiaan. Ia punya pasang surut seperti kita semua, dan hanya ingin menyampaikan semangat bagi siapa pun yang sedang dilanda kesusahan.
Tonton cuplikannya … Mike juga membagikan pelajaran berharga. Wawancara selengkapnya ada di “TMZ Live.”









