StudioKctus
Budaya  

Aliados animados dengan Dewan Damai Trump, biaya keanggotaan permanen $1 miliar

Para sekutu penting menanggapi dingin undangan Presiden AS Donald Trump pada Senin untuk membayar 1 miliar dolar demi mendapatkan kursi tetap dalam “Dewan Perdamaian”-nya yang bertujuan menyelesaikan konflik internasional, dengan para analis menyamakannya dengan versi berbayar Dewan Keamanan PBB.

Sekutu tenang dengan komitmen permanen Trump senilai US$1 miliar untuk ‘dewan perdamaian’.

Gedung Putih meminta sejumlah pemimpin dunia untuk berpartisipasi dalam dewan yang dipimpin oleh Trump sendiri, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán, dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney.

Anggaran dewasa, yang diperoleh AFP, menetapkan bahwa anggota akan menjabat paling lama tiga tahun dan dapat diperpanjang oleh presiden—kecuali jika mereka “menyumbang lebih dari satu miliar dolar tunai kepada Dewan Perdamaian dalam tahun pertama setelah berlakunya Piagam”.

Reaksi awal dari dua sekutu penting, Prancis dan Kanada, tampak biasa saja.

Prancis “tidak berencana memberikan respons positif,” ujar seorang sumber dekat Presiden Emmanuel Macron kepada AFP pada Senin, menegaskan bahwa mandat dewan melampaui tujuan awalnya untuk membangun kembali dan mengelola Gaza pasca-perang. Nyatanya, Piagam tersebut sama sekali tidak menyebut Gaza.

“Hal ini menimbulkan pertanyaan serius, terutama terkait penghormatan terhadap prinsip dan struktur PBB yang tidak boleh diragukan dalam keadaan apapun,” tambah sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Prancis adalah salah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki hak veto, bersama Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, dan Britania Raya.

Sumber pemerintah Kanada menyatakan bahwa Ottawa tidak akan membayar untuk menjadi anggota dewan dan belum menerima permintaan pembayaran apa pun setelah Perdana Menteri Mark Carney menyatakan menerima undangan untuk bergabung.

Paul Williams, profesur hubungan internasional di Universitas George Washington, mengatakan kepada AFP bahwa resolusi Dewan Keamanan yang disetujui Oktober lalu—yang mendukung rencana perdamaian Trump di Gaza—hanya memberi wewenang kepada Dewan Perdamaian untuk mengurusi Gaza.

Ia menambahkan bahwa penawaran keanggotaan permanen senilai satu miliar dolar menunjukkan bahwa Trump sedang “berusaha mengubahnya menjadi alternatif berbayar Dewan Keamanan PBB, tempat hanya Trump yang memiliki hak veto.”

Anggaran dewan menyebut lembaga itu sebagai “organisasi internasional yang berupaya mendorong kestabilan, membangun kembali tata kelola yang kredibel dan sah, serta menjamin perdamaian yang berkelanjutan di wilayah yang terkena atau terancam konflik”.

“Lembaga-lembaga yang bangkrut.”

Draf terjemahan:

Carta itu tampak mengkritik Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan menyatakan bahwa dewan baru harus “berani meninggalkan pendekatan dan lembaga yang kerap kali gagal”.

Trump secara rutin mengkritik PBB dan pada bulan ini mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan mengundurkan diri dari 66 organisasi dan perjanjian global, sekitar separuhnya berkaitan dengan PBB.

Organisasi dunia itu, yang sempat dilanda kelangkaan pendanaan kronis dan terjebak dalam kebuntuan politik di Dewan Keamanan, ditutup pada hari Senin.

La Nace Collins, juru bicara Presiden Sidang Umum PBB, mengatakan kepada wartawan bahwa “ada organisasi multilateral universal yang menangani perdamaian dan keamanan, yaitu Perserikatan Bangsa-Bangsa”.

Daniel Forti dari International Crisis Group, sebuah lembaga riset, menyatakan sedikitnya 60 negara diundang ke Dewan Perdamaian. Ia menambahkan bahwa sebagian pihak menganggap undangan itu sebagai upaya memperoleh dukungan dari Trump, namun banyak negara anggota menilai langkah tersebut sebagai upaya menguasai kekuasaan.

“Membeli secara aktif kursi tetap di klub eksklusif menunjukkan sinyal yang sangat mengkhawatirkan tentang arah diplomasi internasional yang berbasis pada transaksi dan kesepakatan di masa depan,” kata dia kepada AFP.

Trump akan memiliki kekuatan untuk mencopot anggota dewan dengan veto dari dua pertiga suara dan menunjuk penggantinya jika ia meninggalkan jabatan presiden.

Jan Lesser dari lembaga pemikir Jerman Marshall Fund mengatakan kepada AFP bahwa ia akan terkejut jika banyak negara ingin menandatangani saat sebagian besar sedang fokus pada pelestarian lembaga multilateral yang ada.

Gedung Putih menyatakan akan dibentuk dewan utama, yakni komite teknokrat Palestina yang akan memerintah Gaza yang porak-poranda, serta “dewan eksekutif” kedua yang tampaknya berperan lebih sebagai penasihat.

Trump menunjuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, negosiator senior Steve Witkoff, dan menantunya Jared Kushner sebagai anggota dewan.

Israel menolak pembentukan “dewan eksekutif Gaza” yang akan beroperasi di bawah pengawasan badan yang mencakup Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, dan diplomat Qatar, Ali Al-Tawadi.

“bur-aje/msp/ksb” merupakan kode redaksi dan tidak memiliki makna yang perlu diterjemahkan atau dirapikan.

Artikel ini dihasilkan dari umpan berita otomatis dari kantor berita tanpa perubahan isi teks.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.