Selasa, 20 Januari 2026 17h05 WIB
JakartaYayasan Nusantara Food Swatantra (YSPN) melanjutkan langkah-langkah strategisnya dalam mendukung program keamanan pangan melalui pendidikan pertanian di sekolah di Kabupaten Tasikmalaya.
Baca juga:
DPR mendukung perpanjangan waktu distribusi beras SPHP demi stabilitas daya beli masyarakat
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ini, YSPN mendistribusikan 5.600 biji cabai, 3.200 biji cabei curly, 4.800 biji berinjela, dan 4.800 buah biji tomat cherry.
YSPN menawarkan pendidikan tentang keamanan pangan di Tasikmalaya
Baca juga:
Kadin berfokus pada masuknya usaha kecil dan menengah ke dalam rantai pasokan industri makanan dan manufaktur
Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kegiatan yang berkembang di lingkungan sekolah serta memperkuat pendidikan lokal berbasis makanan.
Presiden YSPN, Air Marshal TNI (pensiun) Daryatmo mengatakan bahwa YSPS ingin menjadi pelopor dalam melatih siswa melalui program sekolah.
Baca juga:
RI melihat kepuasan diri dalam beras sebagai bukti bahwa janji Prabow telah dipenuhi
Tasikmalaya memiliki potensi pertanian yang kuat dan dukungan pemerintah daerah untuk program Sekolah-Berdasarkan Self-sufficiency sebagai bagian dari memperkuat keamanan pangan, kata Daryatmo dalam sebuah pernyataan tertulis pada Selasa, 20 Januari 2026.
Melalui kolaborasi ini, katanya, YSPN dan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mendorong sekolah-sekolah untuk menjadi pusat pembelajaran tentang keamanan pangan yang tidak hanya memberikan bantuan tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan manajemen lingkungan.
YSPN menawarkan pendidikan tentang keamanan pangan di Tasikmalaya
Kami berharap program ini dapat ditiru di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat keamanan pangan dan mencapai kemakmuran pangan nasional yang berkelanjutan, katanya.
Namun, Gubernur Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menekankan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk menjaga sumber daya air, melindungi area yang terlindungi, dan menanamkan kesadaran pangan dan lingkungan sejak dini.
Mempercepat lisensi pertambangan populer di Kuansing, Pemerintah Provinsi Riau sedang melakukannya
Pemerintah Provinsi Riau akhirnya mengambil langkah-langkah konkret untuk mempercepat pemberian Lisensi Mining Rakyat (DPI) di Kuantan Singingi (Kuansing) Regency dalam bentuk sebuah kelompok kerja lintas sektoral tentang hak kekayaan intelektual.
VIVA.co.id
19 Januari 2026
