Tangerang | siber.news — Suasana lalu lintas di wilayah Tangerang mendadak heboh pada Jumat sore (8/11/2025). Sebuah mobil boks bernopol B 9096 BW yang dikemudikan Rudy diketahui menumpahkan bahan kimia jenis ADIKTIF di tengah jalan sekitar pukul 17.30 WIB.
Menurut keterangan di lokasi, wadah atau kempu bahan kimia di dalam mobil tiba-tiba pecah akibat suhu panas, sehingga cairan berbahaya itu meluber ke jalan dan menimbulkan aroma menyengat. Tumpahan tersebut membuat permukaan aspal menjadi sangat licin dan membahayakan para pengendara yang melintas.
Sejumlah saksi mata menyebut, puluhan pengendara motor tergelincir dan jatuh akibat kondisi jalan yang licin. Beberapa di antaranya mengalami luka ringan, sementara kendaraan lain terpaksa berhenti mendadak untuk menghindari kecelakaan beruntun.
“Tiba-tiba motor saya oleng dan jatuh, jalannya licin sekali, baunya juga seperti bahan bakar campur zat kimia,” ujar salah seorang pengendara yang menjadi korban di lokasi kejadian.
Kondisi ini membuat arus lalu lintas macet total. Petugas kepolisian bersama warga dan relawan tampak bekerja keras menutup jalur dan mengatur arus kendaraan untuk mencegah korban tambahan. Area yang terpapar cairan kimia pun langsung dipasangi garis pembatas agar tidak dilalui pengguna jalan.
Rudy, sopir mobil boks tersebut, mengaku bahwa kendaraan yang ia bawa merupakan mobil sewaan, bukan milik perusahaan. Ia menuturkan, kempu bahan kimia itu diduga tidak kuat menahan suhu panas, hingga akhirnya pecah dan menimbulkan insiden ini.
“Saya cuma sopir, mobil ini nyewa. Tadi tiba-tiba kempu-nya panas terus meledak, cairannya keluar semua,” ujar Rudy dengan wajah panik saat dimintai keterangan.
Hingga malam hari, petugas kepolisian bersama tim penanganan bahan berbahaya masih melakukan pembersihan sisa cairan kimia dan sterilisasi area. Jalur di sekitar lokasi sementara dialihkan, guna memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.























