StudioKctus
Berita  

Tim Keputrian LDII Ampui Manfaatkan Bahan Alami Jadi Hand Sanitizer Tangkal Virus

Tim Keputrian LDII Ampui Manfaatkan Bahan Alami Jadi Hand Sanitizer Tangkal Virus
Tim Keputrian LDII Ampui Manfaatkan Bahan Alami Jadi Hand Sanitizer Tangkal Virus

Babel, Siber.News – Pemerintah  pusat sampai daerah bergerak aktif dalam melakukan upaya kampanye pencegahan dini terhadap merebaknya wabah pandemik virus Corona (COVID-19) yang sudah ada kasusnya di Indonesia.

Tak ketinggalan juga dengan Tim Keputrian LDII Ampui, sebagai salah satu upaya pencegahan, mereka menggelar sosialisasi pencegahan virus corona dengan mendatangkan Ahli Gizi dari Puskesmas Selindung, Linda Marlina, bertempat di TPA Roudhotul Jannah Pangkalpinang, Sabtu (14/03/20).

Pada kesempatan tersebut, disampaikan upaya-upaya pencegahan dini terhadap infeksi virus corona serta pengkajian mengenai doa-doa perlindungan dari penyakit menular.

Paparan mengenai corona menjelaskan kepada peserta apa itu corona, cara penularan, indikasi penderita, sampai dengan upaya untuk menjaga diri agar tidak terpapar virus corona dengan praktek membuat pembersih tangan (hand sanitiser) dari bahan-bahan alami dengan mengolah tanaman lidah buaya yang dicampurkan dengan alkohol.

Hand Sanitiser ini selain mampu mencegah penyebaran virus corona, biaya pembuatannya pun tergolong relatif murah, karena cukup bermodalkan daging tanaman lidah buaya dicampurkan dengan alkohol, tapi manfaatnya sungguh luar biasa.

“Kami berharap, semoga semua warga LDII dapat menerapkan hidup sehat, baik sehat jasmani dengan pola hidup sehat dan gizi seimbang, juga menjaga kebersihan lingkungan terutama merutinkan membaca doa perlindungan serta yakin dengan kekuatan doanya,” kata Dwi Wahyuningsih selaku Pembina Keputrian LDII Ampui. (Hdf)

Exit mobile version

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.