StudioKctus
Berita  

Skandal Dapur MBG Cisata: Menu Miris, Buah Busuk hingga Dugaan Nepotisme

Skandal Dapur MBG Cisata: Menu Miris, Buah Busuk hingga Dugaan Nepotisme
Skandal Dapur MBG Cisata: Menu Miris, Buah Busuk hingga Dugaan Nepotisme

PANDEGLANG,
siber.news | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi tumpuan perbaikan gizi di era Prabowo Subianto, justru menjadi ladang bancakan oknum nakal di Kecamatan Cisata, Pandeglang. Sejak bergulir 6 Januari 2025, realisasi di lapangan jauh dari kata layak dan malah mengundang keprihatinan.

Kondisi menu yang disajikan kepada siswa PAUD hingga SMA dilaporkan sangat memprihatinkan. Anggaran diduga kuat sengaja dipangkas demi meraup keuntungan pribadi, sehingga para siswa terpaksa menelan makanan dengan rasa tak karuan dan kualitas bahan baku yang berada di bawah standar kesehatan.

LSM Perkumpulan Basar Solidaritas Rakyat (PBSR) menemukan fakta lapangan yang mencengangkan: buah-buahan yang dibagikan seringkali sudah dalam kondisi asam hingga busuk. Alih-alih mendapatkan nutrisi, kesehatan para siswa kini justru terancam oleh penyajian makanan yang asal-asalan dan terkesan hanya sekadar menggugurkan kewajiban.

Ketua LSM PBSR, M. Sanan, menegaskan pihaknya telah melayangkan surat audiensi resmi ke Dapur MBG di Desa Kondangjaya. Ia menyebut tumpukan pengaduan masyarakat sudah tidak terbendung, mulai dari menu yang tidak layak konsumsi hingga penggunaan produk susu bermerek yang patut dipertanyakan transparansinya.

Investigasi LSM PBSR juga mengungkap adanya dugaan praktik nepotisme yang menggurita di balik pengelolaan dapur tersebut. Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa posisi pengelola, pengawas, hingga humas dapur MBG di wilayah tersebut masih didominasi oleh satu lingkaran keluarga besar.

“Konflik kepentingan ini membuat mereka merasa kebal hukum. Keluhan dari sekolah-sekolah sengaja diabaikan karena pengawas dan pengelolanya adalah ‘orang sendiri’. Mereka bebas bermain dengan anggaran demi keuntungan golongan,” tegas Sanan dengan nada bicara tinggi.

Sanan menyatakan akan segera menyeret temuan ini ke Ketua Satgas MBG Kabupaten Pandeglang. Ia mendesak adanya tindakan tegas terhadap para pengelola yang bermental korup karena telah mengkhianati program nasional yang sangat krusial bagi masa depan generasi bangsa.

LSM PBSR menyatakan tetap mendukung penuh program MBG secara prinsip, namun mereka menyatakan perang terhadap para “tikus” anggaran yang bersembunyi di balik dapur sekolah. Pengawasan ketat akan terus dilakukan hingga para oknum pengelola nakal ini dicopot dan diproses secara hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.