![]() |
|
Proyek siluman rabat beton di Desa Surakarta Kecamatan Pagelaran
|
kabupaten Pandeglang Banten, sudah mulai berjalan, namun masih banyak
proyek pembangunan yang dinilai
masyarakat tak sesuai dengan prosedur.
proyek siluman ini, progres pekerjaanpun sudah
mencapai 20%,masyarakat hingga kini
masih belum mengetahui tentang asal usul proyek ini, baik anggaran maupun siapa
yang melaksanakan pekerjaan ini.
Surakarta, pihaknya mengaku hingga berita ini ditayangkan belum ada sama sekali
pihak pelaksana dilapangan yang datang untuk berkoordinasi apapun termasuk ijin
pelaksanaan, Alex Sekretaris Desa Surakarta
mengaku kesal terhadap pelaksana lapangan yang tidak ada kordinasi sama sekali
itu. “Ya kalau ada komunikasi dengan
kami pihak pemerintah desa pasti kita juga akan sampaikan pada masyarakat,”
ujarnya.
jalan baik dari luar desa maupun warga desa mempertanyakan perihal pekerjaan
rabat beton itu, oleh sebab itu kami aparat desa akan menutup jalan tersebut
untuk roda 4 jadi hanya roda 2 saja yang bisa melintasi ruas jalan poros desa
ini, tambahnya.
desa,, Selasa,26/09/2017) Ipung BPD Desa, pihaknya membernarkan terhadap adanya
proyek ini, pihak pelaksana yang berada dilapangan pun hingga saat ini tidak
diberitahu besaran nilai maupun sumber dana yang dipergunakan.
sumber anggaran tidak tahu, karena boss nya tidak memberitahu dan memang tidak
dipasang papan proyek, Jadi wajar saja kalau aparat desa dan warga yang
mempertanyakannya,” jelas Ipung.
dan selama kegiatan proyek dilaksanakan harus dipasang papan proyek yang
mencantumkan nama proyek, nama pemilik, lokasii, tanggal izin, pelaksana
kegiatan, dan direksi pengawas dengan cara pemasangan yang rapi dan kuat serta
ditempatkan pada lokasi yang mudah dilihat, tegasnya.
